Penjambret Nenek Gendong Bayi di Jakbar Kerap Ngaku Anggota Brimob

Penjambret Nenek Gendong Bayi di Jakbar Kerap Ngaku Anggota Brimob

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 05 Jul 2019 21:25 WIB
Tersangka Teguh (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Tersangka Teguh (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Teguh Arif Irianto (39), pelaku utama penjambretan Nenek Alu di Tanjung Duren, Jakarta Barat, rupanya memiliki rekam jejak buruk. Selain sering menjambret, Teguh sering mengaku-aku sebagai anggota Brimob.

"Pelaku Teguh ini mengaku-aku sebagai anggota Brimob di lingkungan rumahnya," kata Kanit Krimum Satreskrim Polres Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra kepada detikcom, Jumat (5/7/2019).

Teguh mengaku sebagai anggota Brimob agar ditakuti warga. Di samping badannya yang kekar, ia membuat para tetangganya takut.

"Karena badan besar, sehingga RT dan tetangga takut," ucapnya.

Teguh juga dikenal arogan oleh masyarakat. "Tersangka arogan dan sering membentak warga," katanya.



Teguh ditangkap atas penjambretan terhadap Alu di Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Rabu (3/7) pagi. Alu saat itu sedang menggendong cucunya yang masih berusia 9 bulan.

Kepada polisi, Teguh mengaku sudah 10 kali melakukan penjambretan dengan sasaran perhiasan emas yang dipakai korban. Ironisnya lagi, hasil kejahatan itu dia gunakan untuk membeli sabu.

Hasil tes urine Teguh pun dinyatakan positif mengandung zat amphetamine. Teguh saat ini ditahan di Polres Metro Jakarta Barat.



Simak Video "Rekaman CCTV Aksi Pencuri Bermodus Uang Jatuh di Mal Depok"
[Gambas:Video 20detik]
(mei/mei)