Round-Up

Langkah Anies Kurangi Emisi Atasi Polusi DKI

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Jul 2019 19:59 WIB
Anies Baswedan (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah merumuskan kebijakan untuk mengatasi polusi udara di Jakarta. Salah satunya mengurangi emisi kendaraan bermotor yang berada di Jakarta.

Tingkat polusi udara Jakarta ini mendapat sorotan setelah aplikasi penyedia peta polusi udara secara daring, AirVisual, menyebut kualitas udara di DKI pada Selasa (25/6) masuk kategori sangat tidak sehat. Hal itu terlihat dari indeks air quality index (AQI) Jakarta sebesar 168 pada pukul 10.00 WIB.

Jakarta ada di posisi kedua setelah Lahore, Pakistan. Kualitas udara di Jakarta dinyatakan 'unhealthy'. Pada pagi harinya, nilai AQI Jakarta juga sempat mencapai angka 216 atau masuk kategori 'very unhealthy'.



AQI sendiri merupakan indeks yang dipakai AirVisual untuk mengukur tingkat polusi udara di sebuah kota. Indeks ini mempertimbangkan 6 polutan utama, yaitu PM 2.5, PM 10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon di permukaan tanah. Enam polutan utama itu dikalkulasikan menjadi angka AQI. Rentang nilai AQI adalah 0-500. Semakin tinggi nilai AQI, kian tinggi pula tingkat polusi udara.

Pemprov DKI sendiri menyatakan angka dari AirVisual itu tak menjadi acuan utama tapi tetap menjadi peringatan bagi warga. Meski demikian, Anies telah menentukan langkah untuk mengurangi polusi di Ibu Kota.



Salah satu langkah yang bakal ditempuh adalah uji emisi. Anies mengatakan semua kendaraan ataupun benda yang menghasilkan asap kotor akan diganti.

"Bus-bus kita yang hari ini mengeluarkan asap polusi yang luar biasa tinggi sedang dalam proses untuk pergantian di BPBJ dan sudah dalam proses. Nanti harapannya, kendaraan-kendaraan yang merusak kualitas udara kita diganti dengan yang baru dan ini harapannya sebagian sudah bisa dilakukan di tahun 2019," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (5/7/2019).



Simak Video " MRT Gandeng Crossrail Inggris Garap Proyek Fase 3"
[Gambas:Video 20detik]