detikNews
2019/07/03 08:49:26 WIB

Round-Up

Sikap MUI dan Takmir soal Update Kasus Anjing Masuk Masjid

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sikap MUI dan Takmir soal Update Kasus Anjing Masuk Masjid Masjid Al Munawaroh (Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta - Kasus perempuan membawa anjing ke dalam Masjid Jami Al Munawaroh, Sentul City, terus berlanjut. Polisi memproses perempuan berinisial SM tersebut.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) membawa masalah ini ke dalam rapat pimpinan (rapim). MUI tak yakin SM benar-benar sadar membawa anjingnya masuk ke masjid.

"Kalau di kejadian ini kan masuk masjid, pakai sepatu, membawa anjing. Kalau itu dilakukan oleh orang yang sadar, waras, jelas itu akan masuk kategori penistaan agama," kata Wakil Ketua MUI Yunahar Ilyas di kantor MUI, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).


"Yang jelas, MUI tidak yakin kalau itu dilakukan oleh orang yang waras, sadar, karena rasanya kok nggak masuk akal dilakukan di negara yang mayoritas muslim oleh agama minoritas. Itu rasanya tidak masuk akal oleh nalar kita yang sehat," tambah Yunahar.

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan SM sebagai tersangka penodaan agama. SM disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP.

MUI menyadari kasus tersebut bisa mengganggu hubungan beragama di Tanah Air. Karena itu, MUI mengimbau kasus tersebut tidak digembar-gemborkan.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Masjid Al Munawarah, KH Abah Raodl BaharKetua Dewan Pembina Yayasan Masjid Al Munawarah, KH Abah Raodl Bahar (Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom)


Pesan serupa disampaikan takmir masjid. Pengurus masjid meminta warga tak terpecah dan waspada terhadap provokasi.

"Abah mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, umat Islam pada khususnya, jangan terprovokasi oleh berita-berita tambahan berita hoax gitu. Jadi jangan sampai kasus ini dimanfaatkan oleh pihak ketiga sehingga umat Islam yang lainnya terpecah-belah," kata Ketua Dewan Pembina Masjid ini, KH Abah Raodl Bahar, di Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (1/7).

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com