detikNews
2019/06/27 21:57:01 WIB

Round-Up

Soal Fatwa PUBG, Ulama Aceh Tak Terpatok Saudi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
Soal Fatwa PUBG, Ulama Aceh Tak Terpatok Saudi Foto: Turnamen eSport yang digelar pemerintah Arab Saudi melalui General Sports Authority (GSA) (Screenshot GSA)
Jakarta - Arab Saudi baru saja menggelar turnamen game Player Unknown's Battle Grounds (PUBG). Ulama Aceh yang mengeluarkan fatwa haram untuk game PUBG memastikan jika kebijakannya tidak terpatok Arab Saudi.

"Kita ukurannya bukan di Arab. Ukurannya kepada hukum agama, jadi berdasarkan pandangan agama dan dipadukan dengan kajian para ahli maka kita memfatwakan bahwa itu (PUBG) haram," kata Wakil Ketua Majelis Pemusyarawatan Ulama (MPU) Aceh, Teungku Faisal Ali saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (27/6/2019).

Menurutnya, kota di Arab Saudi yang terlihat Islamnya yaitu Mekkah dan Madinah. Sementara daerah di luar itu, jelas Faisal, sama seperti di Indonesia.

"Terbayang di kita begitu kita bilang Arab Saudi itu orang Islam, orang saleh, tapi kalau kita lihat secara gamblang kepada keluarga kerajaan itu sudah tidak terbayang lagi," jelas Faisal.

"Tapi bagi mereka yang tidak paham seakan-akan di Saudi itu negaranya Muslim semuanya hukum yang berlaku di Saudi itu semua hukum Islam. Di Saudi itu Islamnya yang nampak hanya di Mekkah dan Madinah sementara di luar lain itu sama seperti di Indonesia," beber pria yang akrab disapa Lem Faisal ini.


Lem Faisal menjelaskan, hukum yang berlaku di suatu negara dapat berbeda dengan negara lain.

"Kadang-kadang pun bisa saja hukum itu di daerah A haram di daerah B tidak. Bisa saja begitu," sebutnya.

Menurut Lem Faisal, fatwa haram yang sudah dikeluarkan ulama Aceh itu agar disosialisasikan kepada masyarakat secara persuasif. Pro dan kontra yang terjadi, jelasnya, merupakan hal biasa.

"Kita sudah mewanti-wanti kepada semuanya agar tidak ada upaya terlalu keras (saat sosialisasi) tapi lakukan secara persuasif," imbuhnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com