detikNews
2019/06/25 20:30:59 WIB

Round-Up

Cerita DKI Batalkan Pengajian Felix Siauw dan Tak Jadi Undang Muslimah HTI

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Cerita DKI Batalkan Pengajian Felix Siauw dan Tak Jadi Undang Muslimah HTI Balai Kota DKI (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta membatalkan kajian Ustaz Felix Siauw di Masjid Balai Kota. Sebelumnya, Pemprov DKI lebih dahulu membatalkan undangan yang diajukan ke Muslimah HTI.

Berikut rangkumannya

Undangan ke Muslimah HTI

Dua pekan lalu, beredar surat undangan rapat dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) Provinsi DKI Jakarta. Rapat sedianya akan membahas konten poster antikekerasan terhadap perempuan dan anak, Jumat (14/6).

Terdapat tanda tangan Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta Tuty Kusumawati dalam surat tersebut. Organisasi Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis ikut diundang dalam rapat tersebut. Mahkamah Agung (MA) telah menolak kasasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ormas itu kini sah dicap sebagai organisasi terlarang.


Cerita DKI Batalkan Pengajian Felix Siauw dan Tak Jadi Undang Muslimah HTIFoto: Undangan Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Pemprov DKI yang menuai protes dan kemudian ditarik (dok. Istimewa).


Pada akhirnya, Pemprov DKI membatalkan undangan rapat yang sempat mengundang Muslimah HTI. Pembatalan dilakukan karena undangan yang tersebar di media sosial tersebut menuai protes.

"Dikarenakan adanya yang mengkritisi terkait dua organisasi (Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis) yang terundang tersebut. Maka kami membatalkan kegiatan rapat tersebut," kata Plt Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri melalui pesan singkat, Kamis (13/6/2019).


Kepala DPPAPP DKI Jakarta Tuty Kusumawatu mengakui ada kesalahan karena menyertakan Muslimah HTI dalam undangan. Tuty mengakui bahwa dia tidak teliti saat menandatangani undangan itu. Menurutnya, undangan tersebut sudah diperiksa oleh jajarannya.

"Kami akui ada kesalahan. Saya juga tidak melihat secara detail daftar undangan saat menandatangani. Sebab, sudah melalui pemeriksaan Plt. Kabid dan Sekretaris Dinas," kata Tuty dalam keterangan tertulis, Kamis (13/6/2019).

Pada akhirnya, pembuat surat undangan tersebut mendapat sanksi berupa teguran tertulis. Sementara itu, Tuty sebagai atasannya lolos dari sanksi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com