detikNews
Sabtu 22 Juni 2019, 12:16 WIB

Tim Jokowi dan Prabowo Perang Komentar soal Saksi di Sidang MK

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Tim Jokowi dan Prabowo Perang Komentar soal Saksi di Sidang MK Diskusi Tim Jokowi dan Prabowo di Restoran d'consulate. (Bil/detikcom)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merasa diuntungkan oleh saksi fakta yang dihadirkan tim Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK). Tim Prabowo menyebut kubu Jokowi melakukan blunder.

"Ini kan terkait dengan masalah kesaksian daripada pihak terkait kemarin, jadi saya agak heran sebenarnya, kok pihak terkait itu menghadirkan saksi fakta. Ini yang saya lihat dari sisi teknis ya, ini merupakan blunder sebenarnya karena itu akan gampang untuk kita masuknya," kata juru bicara tim Prabowo-Sandi, Hendarsam Marantoko, dalam diskusi di restoran d'consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019).



Hendarsam mencontohkan salah satu saksi tim Jokowi, Anas Nashikin. Dia menilai kesaksian Anas malah memperkuat kesaksian dari pihak Prabowo sebagai pemohon.

"Anas Nashikin ini dari sisi keterangannya tadinya dia dihadirkan oleh pihak terkait itu untuk meng-counter sebenarnya apa yang dikatakan oleh saksi dari pihak pemohon Hairul Anas dan ternyata malah itu mengkonfirmasi, malah menguatkan bahwa benar saksi Hairul Anas ikut TOT pada saat itu," ungkapnya.



Dia juga mengungkit soal materi 'kecurangan bagian dari demokrasi' dalam TOT TKN Jokowi. Selain materi itu, Hendarsam menyebut TOT menampilkan slide yang memberi image negatif terhadap kubu lawan.

"Diundang seluruh Indonesia, disampaikan pada saat itu bahwa kelompok seberang itu pro-khilafah, intoleran, anti-Pancasila itu ada, itu akan disampaikan kepada masyarakat umum," ucapnya.

Tim Jokowi Sebut Saksi Prabowo Beri Keterangan Palsu di MK

Tim hukum Joko Widodo-Ma'ruh Amin menuding saksi yang dihadirkan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memberikan keterangan palsu dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK). Tim Jokowi pun yakin mereka akan menang di MK.

"Untuk keterangan-keterangan ini, misalnya kita mendengar ada seorang saksi yang bernama Betty, misalnya itu malah mau kita laporkan ke polisi karena dia memberi keterangan palsu," kata juru bicara tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Razman Nasution, dalam diskusi di restoran d'consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6).



Razman menyebut keterangan yang disampaikan Betty tak bisa dibuktikan. Pihaknya pun sedang mempertimbangkan apakah akan melaporkan Betty ke polisi.

"Dia memberi keterangan yang tidak seharusnya disampaikan di situ dan tidak dapat dibuktikan. Ini sedang dalam rangkaian-rangkaian untuk pendekatan apakah ini akan kita lakukan Laporan atau tidak," ujarnya.

Dia meyakini kesaksian pihak Prabowo tak akan membuat permohonan dikabulkan MK. Razman yakin Jokowi-Ma'ruf bakal ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019.

"Dalam hal ini, Jokowi-Ma'ruf sama sekali tidak khawatir dan kami meyakini saksi yang disampaikan oleh pihak BPN itu insyaallah tidak akan memberi efek kepada kami. Jadi yakin menang, insyaallah pasti menang," ujarnya.


Simak Juga "Sidang Usai, Tim Jokowi-Prabowo Foto Bareng dan Cairkan Suasana":

[Gambas:Video 20detik]


(abw/knv)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com