detikNews
Sabtu 25 Mei 2019, 02:30 WIB

Round-Up

Suara Brimob Asli Indonesia yang Dituduh Made in China

Audrey Santoso, Michelle Dejonker - detikNews
Jakarta - Hoax menimpa anggota Brimob saat mengamankan aksi 21-22 Mei 2019. Wajah oriental dan mata sipit membuat mereka dituduh berasal dari China. Anggota Brimob itu pun buka suara.

Awalnya beredar foto tiga polisi yang memakai penutup wajah dan seolah-olah disebut berasal dari China karena dinilai memiliki mata sipit. Foto itu diambil saat pengamanan di depan gedung Bawaslu.

Polri menepis tuduhan tersebut. Polri menegaskan semua personel Brimob yang dikerahkan adalah WNI.


Anggota Brimob dituduh dari China.Anggota Brimob dituduh dari China. (Audrey/detikcom)


Hingga akhirnya, Tim Bareskrim Polri menangkap Said Djamalul Abidin (SDA) terkait dugaan penyebaran informasi bohong alias hoax soal polisi China di aksi depan Bawaslu. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pelaku ditangkap pada 23 Mei 2019 di Bekasi, Jawa Barat. Polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit ponsel.

Tiga anggota Brimob yang dituduh dari China juga hadir saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019). Mereka adalah anggota Brimob yang bertugas mengamankan aksi pada 21 Mei 2019.

Awalnya, anggota Brimob tersebut hadir dengan memakai penutup wajah dan helm. Setelah Brigjen Dedi memaparkan pengungkapan kasus, ketiganya menunjukkan wajahnya.




Tiga anggota Brimob itu menegaskan mereka orang Indonesia. Mereka mengatakan berasal dari Sumatera Utara, bukan China.

"Kami tegaskan lagi bahwa kami adalah asli Brimob, bukan polisi China. Bahwa saya adalah Brimob Sumatera Utara. Saya asli dari Sumatera Utara," kata Briptu Raja Hiskia Rambe.



Anggota Brimob yang kedua, Briptu Ib Benuh Habib, memberi penegasan yang sama. "Saya dari Brimob Sumatera Utara, tepatnya Tebingtinggi. Saya asli orang Indonesia," ucapnya.

Penegasan juga datang dari anggota Brimob yang ketiga, Briptu Gunawan Sinambela. Dia mengatakan informasi yang menyebutkan ada anggota Brimob yang berasal dari China adalah tidak benar.

"Berita yang disebarkan murni hoax," ujarnya.

Ada juga cerita lain dari anggota Brimob Sulut, Briptu Andre Iroth. Di media sosial, foto anggota Brimob yang jadi korban hoax itu disandingkan dengan foto-foto Briptu Andre Iroth Lendo. Banyak yang jadi memuji kegantengan Briptu Andre, bahkan membandingkannya dengan artis K-Pop.




Wadansat Brimob Polda Sulut AKBP M Ridwan, yang merupakan atasan Briptu Andre, ikut kaget saat tahu bawahannya itu jadi terkenal. Dia memastikan Briptu Andre asli Indonesia.

"Wah, anak buah saya jadi ngetop ya. Dia orang Manado asli lo, Minahasa Selatan. Dia bintara angkatan 2013," kata AKBP Ridwan saat dihubungi, Jumat (24/5/2019).

Sehari-hari, Briptu Andre merupakan anggota Subden Wanteror. Di kesatuannya, dia dikenal sebagai sosok yang kalem dan disiplin. Briptu Andre juga jago sepakbola dan taekwondo.

"Masih bujang," tambah AKBP Ridwan.


Dituduh Anggota Brimob dari China: Saya Asli Indonesia:

[Gambas:Video 20detik]


(imk/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed