Polisi Dalami Motif Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi

Samsuduha Wildansyah - detikNews
Senin, 13 Mei 2019 13:08 WIB
Polisi merilis pria yang mengancam Jokowi. (Samsuduha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Hermawan Susanto (27) ditangkap polisi karena mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo. Polisi saat ini masih mendalami motif tersangka.

"Tersangka saat ini masih dilakukan pendalaman untuk motif dan lain-lain," kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indardi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).

Tersangka ditangkap di rumah saudaranya di kawasan Parung, Kabupaten Bogor, pada Minggu (12/5). Polisi menangkap Hermawan karena video ancamannya terhadap Jokowi tersebar viral di media sosial.

Hermawan melakukan hal itu ketika mengikuti demo di depan Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakpus, Jumat (10/5) lalu. Demo tersebut dilakukan oleh massa pendukung 02 yang tidak puas dengan hasil Pemilu 2019 dan menuduh ada kecurangan dalam proses pesta demokrasi tersebut.

"Ini dia menyampaikan kata-kata yang disebarkan oleh perempuan dan menjadi viral," imbuh Ade Ary didampingi Kabid Humas Polda metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Tersangka ditangkap di Parung, Bogor, pada Minggu (12/5) kemarin. Tersangka ditangkap saat sedang tidur-tiduran.

Polisi saat ini masih mendalami kasus tersebut. Tersangka dijerat dengan Pasal 104, 110, 336 KUHP dan 27 ayat 4 UU ITE.

"Yang bersangkutan patut diduga melakukan dugaan makar dengan maksud membunuh dan mengancam presiden," tandas Ade Ary.



Simak Juga "Klarifikasi Agnes, Guru SD yang Dikaitkan Video Penggal Jokowi":

[Gambas:Video 20detik]

(mea/mea)