DetikNews
Minggu 05 Mei 2019, 12:41 WIB

Tradisi Munggahan Sambut Ramadhan ala Polisi, Cucurak-Gowes Bareng Ulama

Mei Amelia Rahmat - detikNews
Tradisi Munggahan Sambut Ramadhan ala Polisi, Cucurak-Gowes Bareng Ulama Foto: Istimewa
Jakarta - Sejumlah polisi menggelar tradisi munggahan dalam menyambut Ramadhan. Munggahan digelar dengan makan bersama atau cucurak hingga bersepeda bareng ulama dan tokoh agama.

Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang dilakukan pada akhir bulan Sya'ban. Dalam tradisi ini, ada yang memanfaatkan momen munggahan dengan berziarah, menemui sanak famili, dan lain-lain.

Lain halnya dengan Satlantas Polres Bogor, yang melaksanakan munggahan dengan mengadakan 'cucurak' bareng komunitas safety riding. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman masjid Harakatul Jannah, Ciawi, Bogor, pagi tadi.

"Kegiatan ini merupakan tradisi yang baik di tanah Sunda, mungkin di tempat lain juga ada yang sama, ada yang menyebut munggahan, tujuannya adalah mempererat tali silaturahmi dan memperkuat soliditas internal," ujar Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (5/5/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anggota Satlantas Polres Bogor dan komunitas safety riding. Dalam kesempatan ini, semua peserta bersalaman dan bermaaf-maafan.

"Manusia memang tempatnya salah dan khilaf, mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita sama-sama bisa saling memaafkan dan ibadah serta kerja bisa menjadi lebih baik, apalagi besok sudah bulan puasa, bulan yang baik untuk menambah amal dan kebaikan" ujar Fadli menambahkan.


Gowes Munggahan yang digelar Polres Tangsel.Gowes Munggahan yang digelar Polres Tangsel. (Foto: Istimewa)

Berbeda dengan Polres Tangsel yang menggelar kegiatan 'Gowes Munggahan' sebelum Ramadhan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Tangsel AKBP Ferdi Irawan dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat dan sejumlah komunitas Gowes.

"Kegiatan 'Gowes Munggahan' ini diselenggarakan untuk memupuk komitmen menjaga keamanan antarkomunitas masyarakat dan Polri mengingat proses rangkaian Pemilu 2019 masih berjalan dan agar segala proses dinamika diselesaikan melalui jalur yang konstitusional," jelas AKBP Ferdi.

Dalam kesempatan ini, Ferdi berpesan kepada komunitas untuk menciptakan situasi yang kondusif selama puasa dan menjelang pengumuman KPU. Masyarakat juga diimbau untuk tidak terprovokasi dengan berita hoax.

"Terkait pemilu mari sama-sama kita tunggu pengumuman dari KPU pusat dan jangan mudah terpengaruh oleh berita hoax atau bohong maupun berita yang memprovokasi. Saya selaku Kapolres Tangsel mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya," tutupnya.


(mea/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed