PSI soal Ijtimak Ulama III: Silakan, Wapres Kita Ulama

Tsarina Maharani - detikNews
Rabu, 01 Mei 2019 14:38 WIB
Sekjen PSI Raja Juli Antoni (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menanggapi gelaran Ijtimak Ulama III yang diselenggarakan hari ini. Agenda Ijtimak Ulama III membahas seputar kecurangan Pemilu 2019.

Sekjen PSI Raja Juli Antoni yakin sosok ulama akan mendampingin Presiden RI di periode 2019-2024. PSI merupakan partai pengusung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Terserah saja. Mau buat Ijtimak Ulama berkali-kali dan berjilid-jilid juga silakan saja. Yang pasti wapres kita lima tahun ke depan adalah ulama. Kemenangan kali ini juga karena banyak doa dari para ulama sejati," kata Toni kepada wartawan, Rabu (1/5/2019).


Lagipula, menurut Toni, Ijtimak Ulama III bukan bagian dari mekanisme konstitusi untuk membahas dugaan kecurangan Pemilu. Namun, dia menghormati kebebasan warga negara untuk berpendapat.

"Yang pasti juga Ijtimak Ulama bukan mekanisme legal-formal dalam konstitusi ketika tidak puas dengan hasil Pemilu," ujarnya.

"Namun, sekali lagi, silahkan saja, mau buat Ijtimak Ulama. Negara melindungi kebebasan warga negara berserikat dan berkumpul," imbuh Toni.


Ijtimak Ulama III digelar hari ini di Hotel Lor In, Sentul, Bogor. Ijtimak Ulama III membahas seputar kecurangan Pemilu 2019.

Disebutkan ada 1.000 tokoh dan ulama dari seluruh Indonesia yang hadir dalam Ijtimak Ulama III. Capres Prabowo Subianto juga diagendakan hadir saat konferensi pers penyampaian hasil Ijtimak Ulama III.


Tonton juga video Bachtiar Nasir soal Ijtimak Ulama III: Bukan Politik Semata:

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/dnu)