DetikNews
2019/04/15 22:04:58 WIB

Round-Up

Dilarang Pawai Kemenangan Sebelum KPU Keluarkan Pengumuman

Ahmad Bil Wahid, Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Dilarang Pawai Kemenangan Sebelum KPU Keluarkan Pengumuman Menko Polhukam Wiranto (Rengga S/detikcom)
Jakarta - Pencoblosan Pemilu 2019 tinggal dua hari lagi. Menko Polhukam Wiranto melarang peserta pemilu dan pendukung melakukan pawai kemenangan seusai pencoblosan.

Wiranto mengajak masyarakat menunggu hasil resmi dari KPU. Pawai kemenangan sebelum pengumuman resmi KPU tidak akan diizinkan.

"Maka tadi dari aparat kepolisian telah tegas-tegas mengatakan bahwa mobilisasi massa dalam rangka pawai kemenangan sebelum pengumuman resmi diumumkan maka akan tidak diizinkan, karena nyata-nyata, apa itu, melanggar undang-undang menyatakan pendapat di muka umum, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998," kata Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).


Dia menjelaskan ada empat syarat agar bisa mendapatkan izin melakukan mobilisasi massa sesuai undang-undang. Salah satunya tidak mengganggu ketertiban umum.

"Di mana di pasal 6 kegiatan unjuk rasa, kegiatan mobilisasi massa di muka umum itu paling tidak ada empat syarat, tidak mengganggu ketertiban umum, tidak mengganggu kebebasan orang lain, kemudian dalam batas-batas etika dan moral. Yang keempat, tidak mengganggu kesatuan dan persatuan bangsa," paparnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed