Round-Up

Fakta-fakta dalam Vonis Ayu 'Poliandri' 2 Suami

Tim detikcom - detikNews
Senin, 01 Apr 2019 22:03 WIB
Ayu saat siap-siap menghadapi sidang vonis (Dita/detikcom)
Bali - Komang Ayu Puspayeni alias Ayu, yang dikenal karena isu penipuan berbau 'poliandri', kini sudah divonis oleh hakim dengan hukuman 3 tahun penjara. Berikut adalah fakta-fakta soal kasus itu.

Ketua majelis hakim I Gede Yuliartaha telah mengetok vonis itu di Pengadilan Negeri Negara, Jl Mayor Sugianyar Nomor 1, Dauhwaru, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (1/4/2019).

"Menyatakan terdakwa Komang Ayu Puspayeni alias Komang terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penipuan terus-menerus sebagaimana perbuatan yang dilanjutkan sebagaimana dalam dakwaan kedua penuntut umum," kata hakim I Gede Yuliartha.



Jaksa penuntut umum menuntut Ayu divonis 3,5 tahun penjara. Namun vonis hakim lebih ringan karena sikap Ayu yang sopan.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan penjara selama 3 tahun," sambung hakim.

Berikut adalah penipuan yang didakwa dilakukan Yeni:

1. Mengaku gadis

Ini adalah kasus antara Ayu dan pria bernama I Gede Arya Sudarsana. Ayu berkenalan dengan Arya pada November 2016. Saat itu, Ayu mengaku sebagai gadis. Namun, menurut persidangan, saat itu Ayu sebenarnya sudah bukan gadis lagi, melainkan sudah punya anak tiga.

"Terdakwa menikah secara adat Hindu, pada kenyataannya masih terikat pernikahan sesuai kutipan akta nikah serta memiliki tiga orang anak," kata hakim.

2. Mengaku kuliah di Fakultas Kedokteran UGM

Kepada Arya, Ayu mengaku sedang studi di Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta. Padahal Ayu adalah perempuan lulusan SMA.




"Padahal terdakwa bukan dokter, melainkan pekerja salon," ucap hakim.

3. Minta uang Rp 1,4 miliar

Ayu meminta uang kepada Arya. Arya pun mengirimkan uang dari rekeningnya ke Ayu. Hakim menyebut total uang dari Arya ke Ayu Rp 1,4 miliar.

"Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah meresahkan masyarakat. Bahwa terdakwa belum mengganti uang I Gede Arya Sudarsana dan terdakwa telah membohongi suami dan anak-anak sahnya," kata hakim.

Reaksi Ayu, dia tidak terima. Namun dia tak langsung mengajukan banding. "Pikir-pikir, Yang Mulia," jawab Ayu seusai pembacaan vonis.

Selanjutnya
Halaman
1 2