Caleg di Sultra Ini Kampanye Tanpa Baliho, Berpengalaman Menang!

Caleg di Sultra Ini Kampanye Tanpa Baliho, Berpengalaman Menang!

Sitti Harlina - detikNews
Rabu, 13 Mar 2019 13:05 WIB
Caleg di Sultra Ini Kampanye Tanpa Baliho, Berpengalaman Menang!
Jafar (berkaus gelap) sedang sosialisasi. (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari -

Apakah Anda sering jengah atas banyaknya baliho caleg selama Pemilu 2019? Jika iya, caleg satu ini mungkin akan menarik simpati Anda. Muhammad Jafar merupakan salah satu caleg DPD RI Dapil Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memilih tidak menggunakan baliho. Dia punya pengalaman menang meski tanpa baliho. Kok bisa?

"Kalau untuk caleg DPD di 17 kabupaten/kota pasti butuh anggaran yang besar. Salah satu strategi saya untuk menekan biaya politik dengan tidak menggunakan baliho," katanya, Rabu (13/3/2019).


Slogan yang melekat pada dirinya saat ini adalah Caleg Tanpa Baliho (CTB). Slogan itu bukan barang baru karena ia sudah memiliki pengalaman saat maju di DPRD Sultra Dapil Kolaka, Kolaka Utara, dan Kolaka Timur. Ia juga mengambil pelajaran saat maju untuk menjadi caleg di DPRD Kabupaten Kolaka Utara. Ketika itu, ia menghabiskan ratusan juta rupiah hanya untuk baliho, tapi saat itu ia tidak lolos.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ini caleg gagal waktu 2009-2014 di DPRD Kolaka Utara. Anggaran yang dihabiskan untuk baliho sampai ratusan juta, pada tahun 2014-2019 saya maju lagi di provinsi dan sama sekali tidak menggunakan baliho, alhamdulillah lolos," kenangnya.

Jafar (tengah) sedang sosialisasi.Jafar (tengah) sedang melakukan sosialisasi. (Sitti Harlina/detikcom)


Alasan lain tidak menggunakan baliho, kata Jafar, agar dia bisa termotivasi untuk turun dan bertemu langsung dengan masyarakat. Hingga saat ini, ia mengaku sudah mengunjungi lebih dari 2.000 titik yang ada di Sultra dan hal itu dirasakannya lebih efektif.

"Saya justru senang bisa bertemu langsung dengan masyarakat, kita diskusi bersama dan menyerap langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Baliho dari KPU yang diberikan kepada caleg bahkan tidak ia gunakan. Dia justru memberikan baliho itu kepada petani dan nelayan agar bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan.

"Baliho yang diberikan KPU tidak saya pasang, saya kasih ke petani dan nelayan, mereka bisa gunakan sesuai dengan kebutuhan mereka," pungkasnya.


Saksikan juga video 'Kocak! Caleg di Trenggalek Bikin Spanduk Kampanye Nyeleneh':

[Gambas:Video 20detik]

(tor/tor)


Berita Terkait