PPP: Debat Tahan-Jual Saham Anker Buang Energi, Kalau Mau Jual Silakan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Rabu, 06 Mar 2019 09:29 WIB
Ilustrasi Polemik Saham Anker Beer (Zaki Alfarabi/Infografis)
Jakarta - Fraksi PPP DPRD DKI tak mempermasalahkan jika Pemprov DKI ingin menjual saham produsen Anker Beer. Dia mempersilakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jika ingin menjual saham dari PT Delta Djakarta itu.

"Bagi saya tidak penting untuk mempertahankan dividen dari perusahaan bir atau tidak. Ya kalau Gubernur maunya begitu, ya, silakan-silakan saja, tidak berpengaruh kepada pendapatan daerah yang selama ini ada di DKI Jakarta," kata Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta Maman Firmansyah kepada wartawan, Rabu (6/3/2019).

Dia mengatakan pendapatan Pemprov DKI cukup stabil. Malah justru SILPA cukup banyak dan tak terpakai.


Maman tidak ingin terjebak pada debat halal-haram soal saham Anker Beer. Dia mengatakan saat ini komunikasi PT Delta Djakarta dengan DPRD tidak lancar. Menurutnya, yang paling penting Pemprov melakukan optimalisasi penyerapan anggaran.

"Kita nggak usah berdebat soal saham di urusan bir. Selama ini pihak Delta juga kurang komunikasi dengan Dewan. Kan lucu ada cerita, kalau anggota Dewan berkunjung mau dikasih bir, ha-ha-ha.... Ya ini kan aneh-aneh menurut saya. Jadi terserah, yang jelas pendapatan daerah DKI saat ini cukup stabil. Tinggal bagaimana pendapatan DKI yang terus meninggalkan SILPA yang cukup banyak," bebernya.


Menurutnya, perdebatan antara tahan dan jual saham PT Delta Djakarta hanya membuang energi. Maman justru melihat semestinya Pemprov membeli lahan Kawasan Berikat Nusantara (KBN).

"Jadi itu nggak penting, buang-buang energi. Kalau ada yang mau beli, ya, silakan. Malah harusnya pemda mengoptimalkan pembelian saham di KBN. KBN itu kan menguasai lahan yang cukup banyak, tapi saham DKI cuma 26 persen aja. Menurut saya, lebih baik kita beli saham aja. Penguatan-penguatan untuk menunjang pembangunan kota sesuai kebutuhan Jakarta yang lahannya sempit. KBN itu punya lahan di Marunda, pelabuhan, dan lain-lain," imbuh Maman.


Sebelumnya, Anies, yang berkukuh akan menjual saham PT Delta yang dimiliki Pemprov DKI, mengaku akan melaporkan anggota Dewan DKI yang menolak penjualan saham produsen Anker Beer kepada warga DKI. Hal itu disampaikan Anies saat menanggapi pernyataan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Pras), yang dengan tegas menolak penjualan saham Pemprov di produsen Anker Beer.

"Kalau menurut warga memang sesuai aspirasi wakilnya, kita akan jalan terus. Tapi kalau warga tidak setuju, sampaikan ke Dewan. Jadi Dewan itu kan wakilnya rakyat ya. Jadi ketika wakil rakyat tidak menyetujui, ya kami lapor ke rakyat," jelas dia.

"Ini Dewan Anda ingin punya saham bir terus, ingin punya untung dari uang bir," imbuh Anies.


Saksikan juga video 'Wow! Uang Pelepasan Saham Anker Bir Bisa Bangun 60 Sekolah':

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/yld)