Jalan Hancur, 4 Mobil Tumbang Tiap Hari di Lintas Timur Sumatera

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 25 Feb 2019 13:47 WIB
Foto: Raja Adil Siregar/detikcom
Palembang - Jalan lintas timur di daerahMusiBanyuasin,Sumatera Selatan yang rusak parah mulai diperbaiki. Perbaikan dilakukan bertahap untuk mengurai titik kemacetan.
Pantauan detikcom di jalan lintas timur KM 17, Senin (25/2) perbaikan itu mulai dilakukan dari siang hingga malam hari. Perbaikan dimulai dari arah Palembang, Banyuasin hingga arah Musi Banyuasin perbatasan Jambi.
"Kami sekarang sudah mulai melakukan perbaikan secara bertahap di jalan lintas timur. Terutama untuk kerusakan Sungai Lilin, Musi Banyuasin," kata Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional wilayah V, Ki Agus Syaiful setelah meninjau jalan lintas timur.
Menurut Syaiful, saat ini perbaikan jalan dilakukan secara bertahap sebelum ada perbaikan menyeluruh April mendatang. Mulai dari tambal sulam dan swakelola jelang pengerjaan keseluruhan untuk jalan rusak yang jadi sumber kemacetan.
"Semua akan diperbaiki secara bertahap, mulai Palembang sampai ke perbatasan Jambi dan Lampung. Di mana jalanan di lintas timur ini ada 360 Km yang ditarget selesai sebelum lebaran," katanya.
Pada tahun 2019 ini, pemerintah disebut telah menganggarkan Rp 130 miliar yang digunakan untuk perbaikan Palembang-Jambi sepanjang 56 Km. Sementara Rp 1,4 triliun untuk perbaikan jalan 350 Km dari Lampung-Jambi.
"Saya pastikan sebelum lebaran semua jalan lintas timur sudah mulus dan bisa dilalui dengan nyaman. Khusus jalan di Sungai Lilin itu ada beberapa penyebab kerusakan, mulai dari tonase yang lebih dari 10 ton sampai kondisi tanah," kata Syaiful.
Dari total panjang jalan lintas timur 350 Km, Syaiful menyebut 10-15 persennya rusak berat. Baik itu di Musi Banyuasin ataupun di Mesuji, Ogan Komering Ilir yang berbatasan dengan Lampung.
Sebagaimana diketahui rusaknya jalan lintas timur yang berada di Kecamatan Bayung Lincir dan Sungai Lilin disebut warga telah lama terjadi. Bahkan warga beberapa kali melakukan perbaikan secara swadaya, tapi kembali rusak lagi.
Terpantau dari arah Palembang menuju Jambi jalan rusak di beberapa titik. Ada yang rusak ringan, sedang, hingga rusak berat. Kerusakan berat membuat warga dan pengendara was-was saat melintas.
"Sudah lama ini rusaknya. Sudah gotong royong diperbaiki, tetapi tetap rusak lagi. Sehari itu bisa 3-4 mobil yang tumbang," kata Lestari, pedagang klontong di pasar Sungai Lilin dalam perbincangan dengan detikcom.
Menurut Lestari, pemandangan ratusan mobil yang melintas dan macet sampai 7 km lebih adalah hal biasa. Warga pun punya jalan alternatif lewat perusahaan swasta jika ingin terhindari macet parah.


(ras/asp)