DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 17:07 WIB

Terus Bertambah, 325 Ekor Anjing di Sumbawa NTB Sudah Dimatikan

Harianto - detikNews
Terus Bertambah, 325 Ekor Anjing di Sumbawa NTB Sudah Dimatikan Foto: KLB Rabies di NTB (Faruk-detikcom)
Sumbawa - Jumlah warga korban gigitan anjing di Sumbawa, NTB, terus bertambah. Selain mengendalikan populasi anjing liar, Pemkab setempat juga tengah menggencarkan kegiatan vaksinasi.

"Sampai menjadi 24 orang. Karena kemarin ada terjadi gigitan di Kecamatan Utan dan Labuan Badas 2 orang. Pasiennya sudah VAR (vaksin anti rabies) di puskesmas," kata Kabag Humas Setda Sumbawa Tajuddin kepada detikcom, Kamis (21/2/2019).

Tajuddin mengatakan, kegiatan vaksinasi juga diberikan kepada anjing-anjing peliharaan di wilayah Plampang, Labangka dan di kecamatan yang sudah terjadi gigitan, seperti Utan, Rhe, Sumbawa, Badas, dan Moyo Hulu. Stok vaksin ada 3.200 dosis.

Untuk pengendalian populasi anjing liar, eliminasi hanya dilakukan di wilayah yang berbatasan dengan Dompu, yakni di kecamatan Empang dan Tarano.

"Targetnya tidak ada untuk daerah ring satu (Tarano dan Empang), terhadap semua anjing liar dilakukan eliminasi. Sampai hari ini 325 ekor," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr Nurhandini Eka Dewi dalam keterangannya menyebut hingga Kamis (21/2), jumlah korban gigitan anjing di Kabupaten Dompu mencapai 718, ada 717 orang yang diberikan vaksin. Anjing yang positif terkena rabies ada 26 ekor, dan jumlah korban yang meninggal dunia 6 orang.

Di Kabupaten Sumbawa dilaporkan ada 24 orang kena gigitan dan sudah diberikan vaksin baru 23 orang, 4 korban dinyatakan positif rabies. Sedangkan di Kabupaten Bima, ada 26 orang terkena gigitan dan sudah diberikan vaksin. Hasil pemeriksaannya negatif rabies.

Vaksin dan serum anti rabies yang sudah terdistribusikan kepada tiga kabupaten tersebut dari Kementerian Kesehatan berjumlah 4.544 vial.


(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed