DetikNews
Rabu 20 Februari 2019, 20:41 WIB

Kapasitas dalam Debat Disoal, Luhut: Saya Diundang, Masa Nggak Boleh?

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kapasitas dalam Debat Disoal, Luhut: Saya Diundang, Masa Nggak Boleh? Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Jakarta - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan merespons permintaan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang meminta KPU mengkaji ulang soal undangan menteri ke debat Pilpres 2019. Luhut mempersoalkan permintaan kubu Prabowo itu.

"Ya saya diundang ya ndak apa-apa, masa nggak boleh?" kata Luhut di kantor Kemenko Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

BPN Prabowo-Sandiaga meminta KPU mengkaji ulang undangan menteri ke debat. Permintaan itu merupakan buntut dari sikap Luhut yang ikut maju saat BPN protes ke KPU dan Bawaslu saat debat kedua akhir pekan lalu.



Luhut lalu menjelaskan kejadian saat itu. Menurutnya, ketika BPN protes ke kursi komisioner KPU dan Bawaslu, dia meminta Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean untuk berdamai.

"Yang terjadi adalah saya lihat ribut, saya lihat ada di situ Pak Ferdinand ya saya datangin. 'Ngapain ribut-ribut Fer, biar aja damai'. (Dijawab Ferdinand) 'iya pak'. Ya sudah, sana," jelas Luhut.

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandiaga meminta KPU mengkaji lagi soal mengundang menteri-menteri ke debat pilpres selanjutnya. BPN meminta KPU mendahulukan untuk mengundang akademisi atau pihak yang netral saja.

"Pertanyaan di sini kita misal tadi diusulkan pertanyakan apakah perlu dipandang mengundang menteri-menteri. Kita menyarankan KPU untuk mengecek kembali kemungkinan yang datang di area debat di undangan betul betul tokoh-tokoh, akademisi kampus, LSM, dan pihak pihak yang diyakini tidak terkait baik kecenderungan memihak pada kami atau memihak ke 01," kata Wakil Ketua BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso, di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (20/2).



Dia mengatakan usulan itu berkaca dari peristiwa saat BPN Prabowo-Sandiaga memprotes KPU di dalam ruangan debat. Saat itu, BPN memprotes karena Capres Jokowi diduga menyerang Capres Prabowo, tetapi ada sosok Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

"Begini kalau menteri kan selama ini, kaya kemarin saat lagi ada lobi dan seterusnya kalau pihak kami sebenarnya memprotes KPU. Lalu 01 juga datang, tapi begitu ada menteri senior yang ikut-ikut kan jadi bertanya. Ada pertanyaan dari senior BPN itu kenapa ikut-ikut Pak Luhut. Saya sih berpraduga baik mungkin maksud beliau untuk mengusulkan apa. Tapi sebenarnya ini kan ranahnya 02, 01 dan KPU. Biarkan lah KPU menjelaskan ke kami," ujar Priyo.
(azr/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed