DetikNews
Sabtu 16 Februari 2019, 09:55 WIB

Terancam Ditindak Polisi, Migo: Kami akan Taati Aturan

Audrey Santoso - detikNews
Terancam Ditindak Polisi, Migo: Kami akan Taati Aturan Pengendara sepeda listrik Migo. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Polisi akan menindak pengendara sepeda listrik Migo yang mengaspal di jalan raya. Menanggapi hal tersebut, pihak Migo mengatakan akan mematuhi regulasi yang ditetapkan pemangku kebijakan, baik pemerintah maupun kepolisian.

"Intinya dari Migo ingin menaati segala peraturan yang ada di Jakarta, bahkan di seluruh Indonesia. Apabila Migo dikategorikan sebagai sepeda motor listrik dan diwajibkan memiliki lisence atau STNK, ya, kami akan ikuti peraturan pemerintah. Kami akan proaktif berkoordinasi," kata Manajer Operasional Migo wilayah DKI Jakarta, Sukamdani, kepada detikcom, Sabtu (16/2/2019).


Dani menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelum merilis Migo. Dalam rapat koordinasi, kata Dani, para pemangku kebijakan telah memberi keputusan sementara, yaitu memberikan izin Migo mengaspal dengan mengacu pada pasal tentang pesepeda yang termaktub dalam UU Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Sebelum kami masuk, kami sudah melakukan koordinasi dengan Dishub Jakarta dan kepolisian. Pada awalnya di kami itu kan jatuhnya memang sepeda listrik dan belum ada regulasi atau undang-undang tentang sepeda listrik. Kami mengikuti regulasi yang ada, sebagai sepeda," tutur Dani.


Sejak pertama dirilis, Oktober 2018, Dani menuturkan, beroperasinya Migo baru menjadi sorotan dalam sebulan belakangan. Dani menerangkan, polisi dan Dishub DKI saat ini sedang menggodok aturan perihal kendaraan listrik. Dia pun berharap para pemangku kebijakan dalam bidang transportasi dapat segera menerbitkan payung hukum untuk kendaraan listrik.

"Mungkin Migo sudah semakin booming karena kami sudah operasional dari Oktober dan heboh bulan-bulan terakhir ini. Dari kami pokoknya sudah koordinasi ke Dishub, Kemenhub, dan kepolisian. Mereka sedang menggodok regulasi tentang kendaraan listrik karena memang belum ada peraturan yang mengatur tentang kendaraan listrik," terang Dani.


"Harapan kami, pemerintah pastikan bisa segera merealisasi regulasi yang baru seperti apa. Agar pengguna Migo juga tidak khawatir memakai sepeda listrik dari Migo. Kami selalu mengharapkan regulasi tersebut dapat mempermudah Migo sendiri supaya tujuan dari Migo, yaitu membantu masyarakat mengurangi polusi tidak mengalami hambatan," imbuh dia.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan akan menindak Migo jika ketahuan mengaspal di jalanan. Polisi juga berharap pengelola Migo melakukan registrasi kendaraannya di Samsat.

"Jadi kendaraannya nanti akan kita tindak," tegas Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf saat dihubungi detikcom, Jumat (15/2).

Migo merupakan aplikasi layanan sewa sepeda listrik. Dari bentuknya, sepeda listrik Migo mirip sepeda motor jenis skuter matik (skutik).



Saksikan juga video 'Layanan Penyewaan Sepeda Listrik Kini Menyapa Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]


(aud/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed