Rommy Kembali Kritik Fadli Zon, Sebut Soal Strategi Firehose of Falsehood

Akfa Nasrulhak - detikNews
Minggu, 10 Feb 2019 13:44 WIB
Foto: Dok PPP
Jakarta - Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy menyebut rentetan berita bohong yang dikaitkan dengan doa KH Maimoen Zubair merupakan contoh nyata dari startegi Firehose of Falsehood atau semprotan kebohongan. Rommy menilai hal itu dilakukan tim pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, khususnya yang dilakukan Fadli Zon.

Menurut Rommy, tim paslon 02 ini menyebut bahwa Mbah Moen dipaksa untuk mengubah doanya. Mereka juga menyebut Rommy memaksa masuk ke kamar Mbah Moen agar sang kyai meralat doa. Kebohongan lainnya adalah bahwa Rommy merebut mix dari tangah Mbah Moen.


"Mereka tetap menyebarkan kebohongan itu, walaupun sejumlah pihak telah melakukan klarifikasi dan memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi di acara yang dihadiri oleh Presiden Jokowi tersebut," kata Rommy, Minggu (10/2/2019).

Tidak puas hanya dengan menyebarkan berita bohong, Fadli Zon yang merupakan salah satu tokoh dalam tim paslon 02 membuat puisi yang isinya juga menuduh Mbah Moen mengubah doa karena ada yang memaksa. Rommy menyayangkan penggunaan cara-cara 'semprotan kebohongan' ini.

"Ciri teknik Firehose of Falsehood yang mereka lakukan adalah dengan meningkatkan pesan atau informasi dalam jumlah yang sangat tinggi dan terus mengulang-ulang, padahal informasi itu bohong dan fiksi karangan mereka saja," jelas Rommy.


Untungnya, teknik kebohongan ini sudah banyak diketahui masyarakat, sehingga mereka tidak mudah terkecoh. Bagi yang telah mengetahui diminta untuk mengabarkan kepada yang belum tahu.

"Cara-cara kotor yang dipraktikkan oleh Paslon 02 ini seharusnya tidak pernah mereka lakukan. Pemilu harus berjalan dengan bermartabat," pungkasnya.


Simak Juga 'Milad Ke-46 PPP, Rommy Sindir Prabowo Berbohong':

[Gambas:Video 20detik]




Ikuti perkembangan Pemilu 2019 di sini. (ega/tor)