Kasus Paedofil Bali Terjadi 9 Tahun Silam Jadi Kendala Penyelidikan

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 08 Feb 2019 09:08 WIB
Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Denpasar - Polisi mengaku kesulitan mengusut kasus dugaan paedofilia di salah satu asrama di Klungkung, Bali. Sebab, kasus dugaan paedofilia itu sudah terjadi 9 tahun silam.

"Masalahnya data 2010 baru 2019 dia lapor, kan 9 tahun yang lalu. Anda bisa bayangkan? Bagaimana dengan saksi dan bukti-buktinya. Kan tidak boleh dengan katanya," kata Dirkrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan di Denpasar, Bali, Jumat (8/2/2019).

Andi menambahkan hingga saat ini pihaknya sudah mengumpulkan informasi dari sejumlah orang yang namanya disebut-sebut tahu peristiwa itu. Andi menyebut dia juga sudah mengecek ke rumah yang disebut menjadi korban, namun belum menemukan bukti apapun kasus dugaan paedofilia itu.

"Tidak ada kita temukan apa-apa, yang disampaikan kita datang apakah dia sebagai korban. Kalau tidak ada korban masa kita cari korban, sekarang kalau dia merasa tidak jadi korban, terus masa saya paksakan," tuturnya.


Meski begitu, Andi memastikan pihaknya terus mengusut kasus dugaan paedofilia di asrama Klungkung ini. Jika terbukti adanya paedofilia, dia memastikan pelaku bakal dijerat pidana.

"Kita lidik terus, selama nanti ada buktinya kita proses. Ini kan ada informasi, oke kita lidik apa betul ada peristiwa pidana atau bukan, nanti dikemudian hari nanti ditemukan, ya kita proses. Tapi ingat ya katanya 2010, kan repot 2019 baru lapor, lihat segala-galanya kan kabur," tuturnya.

(ams/asp)