DetikNews
Selasa 05 Februari 2019, 15:55 WIB

Bahaya! Lubang di Jl MT Haryono Makin Banyak dan Melebar

Jabbar Ramdhani - detikNews
Bahaya! Lubang di Jl MT Haryono Makin Banyak dan Melebar Lubang di jalan mulai ditemui sebelum melewati Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang. (Jabbar Ramdhani/detikcom)
Jakarta - Kondisi permukaan jalan di Jalan Letjen MT Haryono, Jakarta, makin membahayakan. Lubang di jalan makin banyak dan dimensinya melebar.

Pantauan detikcom, Selasa (5/2/2019), lubang jalanan banyak ditemukan di ruas Jalan MT Haryono dari Cawang sampai Senayan. Lubang di jalanan mulai ditemui sebelum melewati Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang di daerah Cikoko Timur, Pancoran.


Lubang jalanan ditemukan di jalan arteri dan jalur TransJakartaLubang jalan ditemukan di jalan arteri dan jalur TransJakarta. (Jabbar Ramdhani/detikcom)

Di lokasi tersebut, ditemukan lubang jalan utamanya di lajur kanan. Lubang-lubang tersebut cukup berdekatan dengan kedalaman sekitar 5 cm.

Sekitar 300 meter kemudian, jalan berlubang kembali ditemukan. Meski tidak terlalu dalam, lubang di jalanan tersebut cukup lebar. Ditambah lagi adanya lubang-lubang di antara busway dan arteri.

Kondisi jalan berlubang ini ditemukan hingga menjelang flyover Pancoran. Lubang jalan paling besar dan dalam ditemukan di depan Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail. Lubang jalan di sana punya lebar sekitar 2 meter dan cukup dalam.


"Iya, ini musim hujan nih jadi makin banyak. Lubangnya juga tambah gede," kata seorang warga, Azhari, saat ditemui di lokasi, Cikoko Barat, Pancoran, Jakarta Selatan.

Lubang di Jalan Letjen MT Haryono makin banyak dan melebar. Kondisi ini membahayakan pengguna jalanLubang di Jalan Letjen MT Haryono makin banyak dan melebar. Kondisi ini membahayakan pengguna jalan (Jabbar Ramdhani/detikcom)

Dia mengatakan lubang jalanan pernah menyebabkan pemotor jatuh. Meski tak sampai memakan korban jiwa, dia berharap jalanan lekas diperbaiki.

"Pernah ada kecelakaan. Motor jatoh mungkin karena hindari lubang. Jadi dia jatoh. Tapi nggak sampai meninggal. Ini jalanan belum pernah ada yang perhatiin nih," ucap dia.


Warga lainnya, Ahmad Maulana, membenarkan ucapan Azhari. Dia mengatakan lubang di jalanan makin banyak dan melebar. Dia menambahkan, jalan juga digenangi air ketika turun hujan deras.

Jalanan juga tergenang air. Termasuk area pejalan kaki kadang juga berlumpurJalanan juga digenangi air. Termasuk area pejalan kaki kadang juga berlumpur. (Jabbar Ramdhani/detikcom)

"Emang makin banyak (lubangnya). Sama jadi menggenang juga ini jalanan kalau hujan. Pejalan kaki juga kasihan," kata Ahmad saat ditemui di daerah Cikoko Barat.

Sepanjang Jalan Letjen MT Haryono hingga Jalan Gatot Subroto, pejalan kaki memang hanya diberi ruang yang lebarnya sekitar 1 meter di sebelah kiri jalan. Ruang jalan ini kerap digenangi air atau becek setelah hujan. Pejalan kaki belum bisa berjalan di trotoar karena proyek LRT masih dijalankan.
(jbr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed