DetikNews
Senin 21 Januari 2019, 16:06 WIB

Pasutri Sindikat Penyelundup Rokok Ilegal di Aceh Ditembak

Agus Setyadi - detikNews
Pasutri Sindikat Penyelundup Rokok Ilegal di Aceh Ditembak Ilustrasi (Andhika/detikcom)
Banda Aceh - Pasangan suami-istri (pasutri) yang terlibat dalam sindikat penyelundupan rokok ilegal di Aceh dibekuk polisi. Namun, ketika ditangkap, keduanya menyerang petugas sehingga mereka ditembak di bagian kaki.

"Kedua tersangka adalah S (39) dan istrinya, CN (38). Dalam penangkapan tersebut, kedua orang itu terpaksa dilumpuhkan karena menyerang petugas menggunakan senjata tajam," kata Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (21/1/2019).

Penangkapan keduanya berawal dari tertangkapnya seorang tersangka berinisial ZS (44) pada Minggu (20/1), sekitar pukul 19.30 WIB. Pria tersebut dibekuk di Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh, oleh personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bireuen.


Ketika itu, polisi memperoleh informasi terkait adanya seorang pria sedang melakukan bongkar-muat rokok ilegal. Polisi turun tangan dan mengecek ke lokasi. Di sana, petugas menemukan ZS dan langsung melakukan penangkapan.

"Waktu itu tersangka ZS sedang menaikkan rokok ilegal dengan merek Luffman ke dalam mobil boks. Ketika dibekuk, barang bukti rokok kita temukan di mobil dan di kamar rumah tersangka," jelas Gugun.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 19.500 bungkus rokok ilegal merek Luffman, tujuh bungkus teh hijau ilegal ukuran 200 gram, dan uang tunai Rp 8 juta. Setelah dibekuk, tersangka diperiksa petugas, namun belum mengakui asal barang ilegal tersebut.


"Hasil interogasi, tersangka tidak mau menyebutkan dari mana dia mendapatkan rokok ilegal tersebut," ungkap Gugun.

Menurut Gugun, setelah ZS ditangkap, polisi melakukan pengembangan dan menciduk pasutri S dan CN pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah dilumpuhkan karena melawan petugas, keduanya diboyong ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Kedua tersangka yang kita lumpuhkan sudah dibawa ke rumah sakit. Sedangkan satu tersangka lagi dan barang bukti sudah kita amankan," ujar Gugun.
(agse/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed