6 Fakta Ryamizard Ryacudu yang Gamblang Dukung Jokowi

Niken Widya Yunita - detikNews
Kamis, 17 Jan 2019 17:12 WIB
6 Fakta Ryamizard Ryacudu yang Gamblang Dukung Jokowi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu secara gamblang menyatakan mendukung capres petahana Joko Widodo (Jokowi). Ada beberapa fakta tentang Ryamizard.

Ryamizard merupakan Jenderal TNI (Purn) yang lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 21 April 1950. Dia menjabat sebagai Menhan pada Kabinet Kerja bentukan Presiden Joko Widodo yang mulai menjabat pada 27 Oktober 2014.

Berikut 6 fakta Ryamizard Ryacudu:

1. Menantu Try Sutrisno

Ryamizard merupakan menantu mantan Wakil Presiden, Jenderal TNI Try Sutrisno. Dia menikah dengan anak Try, Nora Tristyana.

Ayah Ryamizard merupakan Mayjen TNI Musannif Ryacudu, seorang perwira TNI Angkatan Darat yang dekat dengan Presiden Soekarno. Ayahnya juga merupakan salah seorang tokoh Lampung, yang keturunan seorang penyebar agama Islam di Lampung.

2. Pangdam Jaya

Kariernya mulai cemerlang setelah memangku jabatan Pangdam V Brawijaya, yang kemudian diteruskan menjadi Pangdam Jaya. Kemudian Ryamizard mendapat promosi bintang tiga sebagai Panglima Kostrad menggantikan Letjen TNI Agus Wirahadikusumah.

Kemampuannya merangkul semua unsur TNI saat apel siaga di Lapangan Monas yang melibatkan unsur TNI AL dan TNI AU Juli 2001 menarik KSAD untuk menunjuknya sebagai Wakil KSAD dan kemudian menggantikan Endriartono Sutarto sebagai KSAD.

3. KSAD

Mantan perwira tinggi militer TNI AD ini juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 2002 hingga 2005. Ryamizard Ryacudu menggantikan Endriartono Sutarto.



4. Gagal Jadi Panglima TNI

Ryamizard pernah dicalonkan di akhir masa jabatan Presiden Megawati sebagai Panglima TNI. Namun Marsekal Djoko Suyanto yang dipilih sebagai Panglima TNI pada tahun 2006, karena namanya dianulir oleh SBY.


5. Diundang Rakernas PDIP

Setelah pensiun dari militer, menteri yang namanya dikutip dalam pidato Prabowo bahwa Indonesia hanya bisa bertahan 3 hari jika perang ini, tidak ingin masuk ke dunia politik. Namun pada 2008, saat ikut dalam deklarasi Majelis Kebangsaan Indonesia, dia menyatakan mempertimbangkan menjadi calon presiden bila mendapat dukungan.

Pada 27 Januari 2009, ia diundang ke rakernas PDIP. Hal ini memunculkan namanya sebagai salah satu cawapres Megawati.

Namanya sempat diisukan sebagai salah satu calon wakil presiden Jokowi walaupun akhirnya Jusuf Kalla yang terpilih. Ryamizard kemudian ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan.



6. Gamblang Dukung Jokowi

Kabar terbaru, Ryamizard Ryacudu dengan gamblang menyatakan mendukung Jokowi, capres nomor urut 01, yang berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin. Wakil kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani menilai pernyataan tersebut tidak etis.

Menurut Muzani, jika pernyataan dukungan itu disampaikan oleh menteri yang berasal dari partai politik, dia bisa memahaminya. Namun Ryamizard bukan dari partai politik. Menurut Muzani, menhan adalah menteri yang menanggungjawabi bidang pertahanan dan netralitasnya harus dijaga.

(nwy/fjp)