DetikNews
Rabu 16 Januari 2019, 21:19 WIB

Wawancara Eksklusif

Belajar sampai Iqro' 5, Bagaimana Bacaan Alquran Jokowi?

Erwin Dariyanto - detikNews
Belajar sampai Iqro 5, Bagaimana Bacaan Alquran Jokowi? KH Abdul Karim (Gus Karim), guru ngaji Jokowi (Okta Marfianto/detikcom)
Jakarta - Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) diketahui pernah belajar membaca Alquran dengan metode Iqro' sampai jilid 5. Dua guru ngaji di Sukoharjo dan Solo, Jawa Tengah, memberikan kesaksian, meski hanya sampai jilid 5, bacaan Alquran Jokowi terbilang lancar dan tepat.



Kesaksian pertama diungkapkan oleh Ustaz Mudhakir, guru ngaji Jokowi yang mengajar Alquran dengan metode Iqro'. "Insyaallah kalau seseorang belajar Iqro' sampai jilid 5, akan mampu sebenarnya membaca Alquran. Tentu ketika seseorang belajar melalui metode Iqro', harus ada tindak lanjutnya," kata Ustaz Mudhakir dalam Wawancara Eksklusif yang tayang di detikcom, Rabu (16/1/2019).



Menurut pria yang kini menjadi tenaga pengajar di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Sukoharjo itu, bacaan Alquran Jokowi juga tepat. Jokowi bisa melafalkan setiap huruf Arab sesuai yang ada di buku Iqro'.

Belajar sampai Iqro 5, Bagaimana Bacaan Alquran Jokowi?Ustaz Mudhakir, guru ngaji Iqra Jokowi (Okta Marfianto/detikcom)

KH Abdul Karim Ahmad (Gus Karim), pengasuh Pondok Pesantren Al Quraniy Azzayadiy, juga memberikan kesaksian soal bacaan Alquran Jokowi. Gus Karim adalah guru di pengajian Bening Ati yang diikuti Jokowi sejak 2001.



Di pengajian Bening Ati, sebelum dimulai, peserta secara bersama-sama membaca surat Al-Fatihah dan surat-surat pendek. Gus Karim pun menyebut bacaan Alquran Jokowi cukup bagus. "Oh bagus, bagus. Fatihah, surat Al-Ikhlas, Al-Ashr, itu saya mendengar sendiri," kata Gus Karim.

Tak hanya Al-Fatihah dan surat pendek, Gus Karim juga mendengar dan melihat langsung saat Jokowi membaca Alquran. Momen itu terjadi saat Gus Karim duduk di samping Jokowi dalam acara membaca surat Yasin, zikir, dan tahlil.

"Dia (Jokowi) duduk di sebelah saya, dia membaca surat yasin dan telinga saya juga mendengarkan. Itu berarti ya dia bisa membaca (Alquran)," kata Gus Karim.

Sementara itu, Ustaz Ansufri Idrus Sambo, guru ngaji Prabowo Subianto menyatakan Prabowo pernah belajar ngaji pada dirinya hingga iqra jilid 2. Prabowo belajar ngaji saat berada di Yordania pada 1998.

"Walaupun belum sampai Quran, tapi sudah bisa kalimat sambung," ujarnya. "Terakhir saya cek kemarin, qulhu-nya (Surat Al-Ikhlas) masih bagus, Al-Fatihah-nya bolehlah, ha-ha-ha...," kata ustaz Sambo.


Selengkapnya Wawancara Eksklusif Kesaksian Dua Guru Ngaji Jokowi bisa disaksikan di sini.
(erd/jat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed