"Memang seperti itu, rencananya pemasangan akan dilakukan pada Januari 2019," ujar Deputi Bidang Infrastruktur Kemenko Kemaritiman, Ridwan Jamaluddin, sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (28/12/2018).
Pemasangan early warning system, kata dia, dilakukan secara bertahap. Untuk pemasangan awal dilakukan di Pulau Sertung pada Januari 2019, sisanya menyusul.
"Kita akan mencoba memasang satu terlebih dahulu pada awal Januari," ujar Ridwan.
Sedangkan Bupati Pandeglang, Irna Narulita, berharap pemasangan alat tersebut dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat. Menurutnya, dengan adanya alat itu akan dapat memberitahu masyarakat kalau ada musibah yang akan terjadi.
"Tsunami kali ini menjadi pembelajaran. Ke depan masyarakat dapat langsung menyelamatkan diri ketika sirine early warning system berbunyi, karena tanda gelombang laut naik," ujar Irna.
Saksikan juga video 'Melihat Cara Kerja Pendeteksi Gempa dan Tsunami':
(rvk/asp)











































