"Peran ibu itu penting sekali. Bahkan agama menempatkan ibu sebagai tiang negara. Tanpa ibu, negara bisa roboh," kata Ma'ruf kepada wartawan di Rumah Situbondo, Sabtu (22/12/2018).
Tanggal 22 Desember, setiap tahunnya, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari ini dipilih karena momentum Kongres Perempuan Indonesia yang digelar 90 tahun silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma'ruf menambahkan, masa depan sebuah negara akan tergantung dari sosok ibu. Masa depan sebuah negara tergantung dari bagaimana para ibu dalam menyiapkan anaknya dalam memiliki kemampuan, keterampilan, kompetensi, dan karakter.
"Ibulah yang harus aktif membina kekuatan negara," kata Ketum MUI ini.
Baginya, pemerintah harus memberi perhatian lebih untuk mendorong para ibu agar lebih berprestasi. Baik dalam mendidik anak, maupun dalam mendukung suami. "Banyak suami berhasil karena dorongan istrinya," imbuhnya.
Baca juga: Sutopo: Ibu Surga Duniawi Bagiku |
Maka itu, Ma'ruf mendukung langkah pemerintah memberi perhatian dan penghargaan bagi kalangan ibu berprestasi.
"Masa depan generasi kita tergantung peran ibu seperti apa. Ibu yang berperan membentuk karakter, mendorong anak jadi orang yang memiliki kemampuan, keterampilan, kompetensi. Maka perlu ada penghargaan kepada ibu berprestasi," beber Ma'ruf.
Tonton video 'Jokowi Ingatkan Peran Besar Ibu Jaga Persatuan Bangsa':
(jbr/elz)











































