KPK Cecar Pejabat PLN soal Pertemuan Sofyan Basir-Eni Saragih

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 27 Nov 2018 20:30 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - KPK memeriksa Kepala Satuan Komunikasi PT PLN, I Made Suprateka, sebagai saksi untuk Idrus Marham. Dia dicecar tentang pertemuan Dirut PLN, Sofyan Basir dengan tersangka dugaan suap proyek PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih.

"Pemeriksaan terkait pengetahuan saksi tentang pertemuan tentang proyek PLTU Riau-1, termasuk yang dihadiri oleh Dirut PLN dan ES (Eni Saragih)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018).




Namun, Febri tak menjelaskan detail kapan pertemuan yang dimaksud terjadi. Dia juga tak menyebut secara rinci apa saja isi pembicaraan dalam pertemuan antara Sofyan dan Eni tersebut.

Kasus suap proyek PLTU Riau-1 ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Eni beberapa waktu lalu. Setelah itu, KPK menetapkan Eni, yang saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR, sebagai tersangka.




Eni diduga menerima duit Rp 4,8 miliar dari pengusaha Johannes B Kotjo, yang juga ditetapkan sebagai tersangka. Kotjo merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd, yang menjadi salah satu konsorsium di proyek PLTU Riau-1.

Dalam perjalanan penyidikan, KPK menetapkan Idrus Marham sebagai tersangka. KPK menduga eks Sekjen Partai Golkar itu menerima janji USD 1,5 juta terkait kasus ini.

Saat ini, tinggal Idrus yang masih menjalani penyidikan di KPK. Sementara, Eni akan menghadapi dakwaan pada Kamis (29/11) lusa dan Kotjo sudah menghadapi tuntutan di persidangan kemarin. (haf/zak)