DetikNews
Rabu 21 November 2018, 16:48 WIB

Bicara Soal Berteman dengan China-AS, Prabowo Bahas Netflix-HBO

Indra Komara - detikNews
Bicara Soal Berteman dengan China-AS, Prabowo Bahas Netflix-HBO Foto: Prabowo Subianto. (Hilda Meilisa Rinanda).
Jakarta - Capres Prabowo Subianto berbicara soal kekuatan dua negara besar. Ia menyebut China dan Amerika Serikat (AS) harus sama-sama diperhatikan.

"Saya ingin berteman dengan China dan kita harus respect (hormati) China, as the rising wolrd power, tapi kita juga harus respect US dan negara barat. Kita ingin menjadi teman keduanya, kita harus menghormati kekuatan kedua negara itu," ujar Prabowo di Indonesia Economic Forum, Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Dalam kesempatan itu, Prabowo berbicara soal sistem pemerintah Indonesia, khususnya dalam bidang ekonomi. Ia juga mengaku banyak belajar dari peradaban dunia.

"Saya belajar banyak peradaban beberapa ratusan tahun lalu, peradaban China, India, Islam, Umayyah Ottoman Maroko, peradaban Rusia, Inggris, Spanyol, Portugis dan abad terakhir ini peradaban Amerika, saya belajar ada beberapa hal yang sama," kata Prabowo.


"Apa yang membuat peradaban sukses. Tentu, pemerintah yang bekerja untuk manfaat, bawa birokrasi yang baik, militer, intelijen dan ekosistem. Peradaban akan umur panjang. Kebebasan berpendapat," sambungnya.

Prabowo kemudian berbicara soal gaya hidup Amerika yang menurutnya banyak dikagumi di Indonesia. Ia berbicara soal lifestyle AS yang sudah ikut dijadikan tren di Indonesia, termasuk dirinya.

"Mari kita sangat obyektif, sebenarnya kita mengagumi cara hidup Amerika, lebih banyak dari kita memakai jeans denim, saya memakainya sepanjang waktu, sangat nyaman, menonton Netflix, HBO, ini adalah kekuatan lunak negara Amerika, kita suka rock and roll, ayolah akui itu, kalian juga suka rock and roll kan? come on," ucap Prabowo.


Meski begitu, capres nomor urut 02 itu menyebut China juga tetap memiliki industri kuat. Prabowo memberi contoh pengaruh China yang juga ada di Indonesia.

"Kita juga menyukai makanan China. Kamu lihat makanan Indonesia, India, kita suka kari. Jadi mengakhiri ceramah singkat saya, sebagai pemimpin politik, di mana-mana yang kami katakan bisa kami gunakan melawan kami," sebut Prabowo.
(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed