DetikNews
Kamis 15 November 2018, 19:31 WIB

Menurut HNW, Ustaz Somad Jadi Contoh Ideal Alumni Timteng dan Afrika

Prima Fauzi - detikNews
Menurut HNW, Ustaz Somad Jadi Contoh Ideal Alumni Timteng dan Afrika Foto: MPR
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) berpesan kepada Dewan Pengurus Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Timur Tengah dan Afrika (Timtengka) agar bisa menuntut ilmu setinggi mungkin. Ia ingin mereka bisa menjadi rujukan ilmu dan pakar di bidangnya.

"Jadilah Anda pakar dan rujukan ilmu setelah menyelesaikan pendidikan di Timur Tengah nanti seperti ustaz Abdul Somad. Keilmuannya tidak tiba-tiba, tetapi sudah dimulai dan dipersiapkan saat kuliah di Mesir dan Maroko," tuturnya saat menerima Dewan Pengurus Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Timur Tengah dan Afrika (Timtengka) di Ruang Kerja, Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (14/11/2018).

Ia juga berpesan agar para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam PPI Timtengka untuk fokus dalam belajar. Begitu mereka kembali ke Indonesia bisa menjadi ulama yang memahami Islam dengan pemahaman yang benar. Sebab, kata dia, saat ini Indonesia kekurangan ulama dengan kapasitas keilmuan yang tinggi dan pemahaman yang benar.


Hidayat Nur Wahid juga mengatakan peluang untuk berkarya dan berkontribusi kepada bangsa terbuka untuk lulusan Timur Tengah dan Afrika. Apalagi menurutnya, peluang bagi lulusan Timur Tengah dan ilmu agama, sangat terbuka.

Ia mencontohkan, KH Ma'ruf Amin yang maju sebagai calon wakil presiden dan kiai di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur.

"Ini menandakan Indonesia sangat terbuka bagi lulusan dari Timur Tengah dan pesantren," ujarnya.

"Sudah banyak lulusan dari Timur Tengah yang kembali ke Indonesia dan menjadi pahlawan nasional," imbuhnya.


Ia pun mengaku sebagai lulusan pesantren dan Timur Tengah bisa menjadi tokoh nasional. Selain itu ada juga Gus Dur.

"Saya bisa menjadi Ketua MPR (periode 2004 - 2009) dan Wakil Ketua MPR (periode 2014 - 2019). KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur bisa jadi presiden. Kami berdua adalah lulusan pesantren dan Timur Tengah," katanya.

Dewan Pengurus PPI yang hadir dalam pertemuan itu di antaranya Muhammad Ruhiyat Haririe (PPI Sudan), Ikhwan Hakim Rangkuti (Kordinator PPI Timtengka 2017 - 2018), Tohirin (PPI Yaman), Rifqi Taqiuddin Syarif (PPI Sudan), dan Ali Zulfikar.

Sebelumnya, dalam pertemuan itu Koordinator PPI Timtengka 2018-2019 dan PPI Sudan, Muhamamd Ruhiyat Haririe mengucapkan terima kasih atas perhatian piminan MPR tersebut kepada mahasiswa di Timur Tengha dan Afrika.
(idr/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed