DetikNews
Kamis 15 November 2018, 16:31 WIB

HS Mengaku Ada di Kos-kosan Saat Malam Pembunuhan

Arief Ikhsanudin - detikNews
HS Mengaku Ada di Kos-kosan Saat Malam Pembunuhan Lokasi pembunuhan satu keluarga di Bekasi. (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta - HS mengelak terlibat dalam pembunuhan satu keluarga di Bekasi. HS mengaku berada di kamar kos di Cikarang pada malam pembunuhan.

"Dia ada di situ. Di kos-kosan itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Meski pelaku mengelak, polisi tetap menyelidiki temuan-temuan terkait penangkapan HS. HS diketahui membawa kunci mobil Nissan X-Trail berwarna silver dengan nopol B-1075-UOG. Kunci ini ditemukan dari tas HS yang ditangkap di saung kaki Gunung Guntur.





Mobil yang dibawa HS ditemukan polisi ditinggalkan di Cikarang pada Rabu (14/11) pagi. HS juga sempat ke klinik memeriksakan jari telunjuknya yang terluka.

Dari kamar kos, polisi menyita celana berwarna hitam, yang juga terdapat noda bercak darah.

Sedangkan di mobil HS ditemukan bercak darah di seat belt, gagang pintu kanan juga di karpet bawah kemudi. Temuan ini di-crosscheck dengan temuan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Daperum Nainggolan (sebelumnya ditulis Diperum) di Jl Bojong Nangka, Pondok Melati, Kota Bekasi.

"Kita tunggu hasil Labfor. Darah di mobil dan di tempat kos dan darah di TKP apakah ada kesamaan atau keindentikan. Yang penting kita amankan satu orang yang diduga pelaku berinisial HS," terang Argo.





Saat peristiwa pembunuhan yang diperkirakan terjadi pada Selasa (13/11) dini hari, tetangga serta penghuni kontrakan tidak mendengar keributan. Si Kancil, anjing yang dipelihara korban, juga tidak menyalak.

Peristiwa pembunuhan ini diketahui setelah tetangga melihat Daperum dan istrinya, Maya Ambarita, tewas tergeletak dengan kondisi mengenaskan. Dua anaknya yang juga tewas ditemukan di kamar.

Sementara itu, dari hasil autopsi diketahui banyak luka akibat senjata tajam dan benda tumpul pada jasad Daperum dan istrinya. Sedangkan Arya dan Sarah, anak korban, diduga tewas karena kehabisan oksigen.





Simak Juga 'Polisi Ringkus HS, Terduga Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi':

[Gambas:Video 20detik]



(fdn/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed