Bertukar Pesan ke Penipu Ngaku Staf Trump, PM Inggris Merasa Nggak Malu

Bertukar Pesan ke Penipu Ngaku Staf Trump, PM Inggris Merasa Nggak Malu

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 19 Agu 2026 03:01 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 02: Labour MP Andy Burnham leaves Millbank studios after speaking on LBCs Andrew Marr show on July 02, 2026 in London, England. Soon to be Prime Minister Andy Burnham is interviewed for the Tonight with Andrew Marr show on L
PM Inggris Andy Burnham. (Getty Images/Dan Kitwood)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Inggris yang baru, Andy Burnham, mengonfirmasi bahwa ia sempat bertukar pesan dengan seseorang yang mengaku menjadi kepala staf Presiden Amerika Serikat (AS) AS Donald Trump. Burnham mengaku tak malu meski berkirim pesan dengan orang yang berpura-pura jadi staf senior Trump.

Dilansir AFP, Rabu (19/8/2026), Politico melaporkan bahwa Burnham mengirimkan beberapa pesan melalui saluran komunikasi yang tidak disebutkan kepada orang yang ia kira sebagai staf senior Susie Wiles, sebelum akhirnya merasa curiga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, saat menanggapi insiden hoaks tersebut dalam kunjungannya ke kota Wolverhampton di Inggris tengah, Burnham mengatakan tidak ada hal sensitif yang dibahas dalam pesan-pesan itu.

Ketika ditanya apakah ia merasa malu karena telah tertipu, ia berkata: "Tidak, saya tidak merasa malu, karena pertukaran pesannya sangat minim. Tidak ada hal yang krusial, dan sebenarnya, saya segera menyadari bahwa hal ini perlu dilaporkan, dan saya pun melakukannya".

"Jadi, saya menanganinya dengan cara yang tepat. Semua politisi menghadapi tekanan dan tantangan seperti ini, tetapi saya telah melakukan segalanya dengan benar," ujarnya kepada awak media penyiaran.

"Tindakan yang tepat telah diambil, baik di sini maupun di AS," tambahnya.

Insiden tersebut dianggap cukup serius hingga membuat Kedutaan Besar Inggris di Washington menyampaikan masalah ini kepada Gedung Putih, menurut dua sumber yang dikutip oleh Politico.

Baik tanggal maupun isi percakapan tersebut tidak diketahui. Burnham menggantikan mantan pemimpin Partai Buruh, Keir Starmer, sebagai perdana menteri pada tanggal 20 Juli.

Halaman 2 dari 2
(rfs/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini