DetikNews
Rabu 07 November 2018, 18:48 WIB

Kartel Sabu 9 Kg yang Bobol Sel Polda Sumsel Divonis 32 Bulan Bui

Raja Adil Siregar - detikNews
Kartel Sabu 9 Kg yang Bobol Sel Polda Sumsel Divonis 32 Bulan Bui Kartel sabu Leto cs divonis 2 tahun 8 bulan penjara. (Raja/detikcom)
Palembang - Enam bandar narkoba asal Surabaya, Jawa Timur, Leto cs, divonis 2 tahun 8 bulan atau 32 bulan penjara oleh majelis hakim. Leto cs, selain terbukti mengedarkan sabu 9 kg, terbukti membobol sel tahanan Polda Sumsel pada Juli lalu.

Keenam terdakwa itu adalah Leto, Hasanudin, Ony, Candra, Andi, dan Trinil Sirna Prahar. Mereka divonis 2 tahun 8 bulan bui oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (7/11/2018).

"Perbuatan keenam terdakwa ini terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 170 ayat (1) KUHP. Menjatuhkan pidana masing-masing terdakwa selama 2 tahun 8 bulan penjara," ucap ketua majelis hakim Kamaludin.



Atas putusan itu, jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejati Sumsel, Purnama, yang sebelumnya menuntut enam terdakwa 3 tahun 6 bulan penjara, menerima putusan itu. Hal senada disampaikan para terdakwa melalui penasihat hukumnya.

"Kami menerima dengan adanya putusan ini," ucap para terdakwa kompak setelah mendengar putusan hakim.

Keenam terdakwa itu sebelumnya ditangkap pada Mei 2018 atas kasus peredaran sabu seberat 9 kg dan diketahui sebagai jaringan narkoba besar asal Surabaya.

Tak tanggung-tanggung, sekali transaksi, jaringan ini membawa sedikitnya 150 kg sabu dari Palembang ke Pulau Jawa. Dari jumlah itu, mereka sampai membeli truk Fuso khusus untuk mengangkut narkoba dengan ditimbun ubi kayu.



Modus jaringan bandar besar tersebut mulai terungkap saat pengiriman sabu dari Bandara SMB Palembang dapat digagalkan. Setelah dikembangkan tim gabungan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel menemukan 9 kg sabu dari tangan para pelaku.

Karena dinilai sebagai bandar berbahaya, mereka ditahan di sel isolasi titipan Polda. Mereka pun mencoba kabur dengan menjebol dinding pada 17 Juli lalu, tapi kepergok oleh petugas jaga.

Selain kasus narkoba, jaringan Leto cs juga dijerat tindak pidana pencucian uang atau TPPU. Ada lebih dari 5 miliar aset jaringan ini yang disita polisi saat kasus dikembangkan.
(ras/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed