DetikNews
Rabu 07 November 2018, 12:26 WIB

Kasus Suap Meikarta, KPK Ambil Sampel Suara Bupati Bekasi

Haris Fadhil - detikNews
Kasus Suap Meikarta, KPK Ambil Sampel Suara Bupati Bekasi Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK mengambil sampel suara Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin. Pengambilan contoh suara itu untuk keperluan pembuktian kasus dugaan suap Meikarta.

"Untuk kebutuhan pembuktian, dilakukan pengambilan contoh suara," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada detikcom, Rabu (7/11/2018).

Namun, Febri tak menjelaskan detail pengambilan contoh suara itu untuk dicocokkan dengan rekaman apa. Dia juga tak menjelaskan apakah Neneng dimintai keterangan lainnya dalam pemeriksaan hari ini.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 9 orang tersangka, yaitu Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor.

Kemudian Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Konsultan Lippo Group Taryadi, Konsultan Lippo Group Fitra Djaja Purnama, dan pegawai Lippo Group Henry Jasmen.

Para tersangka dari jajaran Pemkab Bekasi diduga menerima Rp 7 miliar terkait perizinan proyek Meikarta. Duit itu disebut sebagai bagian dari fee fase pertama yang bernilai total Rp 13 miliar.


Simak Juga 'Bos Lippo Group James Riady Diperiksa KPK':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed