ADVERTISEMENT

KPK Kembali Panggil Sesmen BUMN Jadi Saksi Korupsi Jasindo

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 01 Nov 2018 10:08 WIB
Gedung KPK/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - KPK memanggil Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro terkait kasus dugaan korupsi pembayaran komisi fiktif asuransi minyak dan gas BP Migas-KKKS. Imam dipanggill sebagai saksi untuk tersangka, Eks Dirut Jasindo, Budi Tjahjono.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka BTJ (Budi Tjahjono)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (1/11/2018).

Selain itu, KPK juga memanggil mantan Dirut Jasindo, Solihah, mantan Kepala Cabang Gatot Subroto PT Asuransi Jasa Indonesia, Budi Susilo, eks Kepala Sub Divisi Akuntansi Umum dan Anggaran PT Asuransi Jasa Indonesia, Tri Yulprianto dan pihak swasta Kiagus Emil Fahmy Cornain. Mereka dipanggil sebagai saksi untuk Budi Tjahjono.





Imam sebelumnya sempat dipanggil pada Rabu (29/8) lalu. Saat itu dia dicecar soal beauty contest terkait pengadaan PT Jasindo.

Budi diduga melakukan korupsi terkait pembayaran komisi terhadap kegiatan fiktif agen PT Jasindo kepada dua agen. Budi diduga memerintahkan penunjukan perorangan menjadi agen dengan dua proses pengadaan pada 2010-2012 dan 2012-2014.







Dalam pengadaan pertama, BP Migas pada 2009 mengadakan lelang terbuka pengadaan jasa asuransi untuk menutup aset dan proyek di kontraktor kontrak kerja sama (KKS). Panitia pengadaan asuransi oil and gas BP Migas, menurut Febri, mengumumkan PT Jasindo sebagai leader concortium.

Dalam pengadaan kedua, proses lelang jasa asuransi aset dan proyek BP Migas-kontraktor KKS pada 2012-2014 dilakukan oleh BUMN ini. PT Jasindo juga ditunjuk sebagai leader concortium. Akibat perbuatannya, negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp 19,3 miliar.


Saksikan juga video 'Ini Dia Rekaman Percakapan Menteri BUMN-Dirut PLN':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/fdn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT