DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 08:35 WIB

Ini Fakta Bunuh Diri Bos Kartel Narkoba di Sel Penjara

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Ini Fakta Bunuh Diri Bos Kartel Narkoba di Sel Penjara Foto: Daeng Ampuh (topik/detikcom)
Makassar - Bos kartel narkoba dan otak pembunuhan 1 keluarga di Makassar, Sulsel, Daeng Ampuh mengakhiri hidupnya di dalam selnya. Berikut fakta Daeng Ampiuh sebelum bunuh diri dengan rantai borgol.

1. Bunuh Diri di Sel Isolasi

Daeng Ampuh ditemukan tewas di kamar sel isolasi di LP Makassar, Senin (22/10/2018) pai. Ruang Isolasi Daeng Ampuh berada di Blok 1I Lapas Makassar.

Dia ditempatkan di sana bersama rekannya Iwan Lili, yang juga merupakan salah satu otak pembunuhan 1 keluarga di Jalan Tinumbu, Makassar, Beberapa waktu lalu.

Daeng Ampuh ditempatkan di ruang isolasi karena telah melanggar peraturan Lapas Makassar. Salah satunya melawan petugas lapas.

"Alasan di ruang isolasi karena berkaitan bahwa korban pernah melalukan sejumlah pelanggaran, melawan petugas, dan memiliki pengaruh yang cukup luas sehingga ditempatkan di sana," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhantto Hadicaksono.

Sebelum mendekam di sel isolasi, Daeng Ampuh dan Iwan Lili sempat ditahan di Polrestabes Makassar untuk kasus pembunuhan.

2. Daeng Ampuh Bunuh Diri dengan Rantai Borgol

Daeng Ampuh ditemukan tewas bunuh diri di kamar selnya pada pagi tadi oleh petugas Lapas Makassar, Sulsel. Daeng Ampuh mengakhiri hidupnya dengan melilit lehernya sendiri dengan menggunakan rantai borgol.

"Dugaan sementara, korban meninggal karena bunuh diri. Bunuh diri dengan menggunakan rantai borgol," Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhantto Hadicaksono.

Ayah Daeng Ampuh, Sangkir Daeng Katti juga mengaku mendapatkan informasi soal bunuh diri anaknya. Dia mendapatkan kabar kematian anaknya dari tetanggannya yang sempat datang membesuk keluarganya di Lapas Makassar.

"Dapat informasi dari tetangganya. Tetangganya datang menjenguk keluarganya. Dia (Daeng Ampuh) bunuh diri pakai rantai kata orang," kata Sangkir Daeng Katti.

Jenazah dari Daeng Ampuh pun saat ini menjalani visum di RS Bhayangkara Sulsel.

3. Daeng Ampuh Terbebani Secara Psikis Masalah Keluarga dan Kasus Hukum

Bos kartel narkoba Daeng Ampuh tewas bunuh diri di kamar selnya di LP Makassar. Daeng Ampuh diduga mengakhiri hidupnya karena beban psikis.

"Korban diduga mengalami beban psikis permasalahan keluarga atau masalah lainnya yang dialami korban," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono

Sebelum meninggal, Daeng Ampuh sempat curhat kepada teman satu selnya, Iwan soal masalah yang dihadapinya. "Ada beban psikis curhat sama Iwan, termasuk kasus yang menimpa dia. Jadi masalah psikis soal keluarga dan soal kasus (hukum)," ungkapnya.

4. Daeng Ampuh Sempat Dapat Larangan Besuk

Dia sempat mendapatkan larangan besuk dari pihak Lapas Makassar. Berdasarkan pengumuman di Lapas Makassar, Daeng Ampuh dan Iwan Lili tidak dapat dibesuk oleh keluarganya.

Pengumuman ini tertempel di loket besuk Lapas Makassar dan bertanggal dikeluarkan pada 25 September 2018. Pengumuman itu bertuliskan:
Ini Fakta Bunuh Diri Bos Kartel Narkoba di Sel PenjaraFoto: LP Makassar (topik/detikcom)

Disampaikan kepada pengunjung bahwa nama-nama yang tercantum di bawah tidak dapat kunjungi sampai batas waktu yang telah ditentukan.

1. Rangga alias Akbar alias Sangkir alias Daeng Ampuh

2. Irwan Idris alias Iwan Lili

3. Armansyah bin Mansyir Wahab alias Arman Bota

4. Adrian Oktavianus Alias Gope

5. Stevi Panakeang.

Namun, larangan besuk ini akhirnya dicabut oleh Kalapas Makassar, Budi Sarwono. Kepada Budi, Daeng Ampuh sempat bertanya soal kapan dirinya bisa dijenguk oleh keluarganya.

" Hari Jumat kemarin sudah berjumpa dengan isterinya," kata Budi.
(fiq/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed