DetikNews
Jumat 19 Oktober 2018, 14:52 WIB

BPBD Cabut Status Kebakaran Hutan di Jambi Pekan Depan

Ferdi Almunanda - detikNews
BPBD Cabut Status Kebakaran Hutan di Jambi Pekan Depan Ilustrasi kebakaran hutan (Foto: Antara Foto)
Jambi - Status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jambi dipastikan tak akan diperpanjang hingga bulan depan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi akan mencabut status Karhutla di Jambi itu hingga 24 Oktober nanti.

"Saya pastikan untuk daerah Jambi sudah tidak ada lagi titik api, atau kebakaran lahan yang besar. Makanya untuk status karhutla di Jambi akan dicabut dan tidak akan diperpanjang lagi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi, Bachyuni Deliansyah, Jumat (19/10/2018).

Kesimpulan itu, setelah pihak Satgas Karhutla yang tergabung dari TNI/Polri BPBD Jambi, Manggala Agni serta masyarakat peduli api menggelar rapat evaluasi di Korem Garuda Putih 042 Jambi.



Meskipun status siaga Karhutla akan berakhir. Satgas Karhutla yang sudah terbentuk terus meminalisir titik api di Jambi agar tidak terjadi kembali kebakaran hutan dan lahan secara seketika. Sementara, untuk dua unit halikopter water boming bantuan dari pemerintah pusat sudah tidak ada lagi di Jambi karena titik api di Jambi sudah dinyatakaan menurun.

"Walau status siaga Karhutla ini akan dihentikan dan tidak akan diperpanjang, petugas-petugas kita masih terus melakukan pemantauan dan terus melakukan antisipasi diberbagai lokasi lahan yang sebelumnya sempat terbakar. Karena kita ketahui sebagian besar lahan yang terbakar itu merupakan lahan gambut. Maka kita tetap terus antisipasi,'' ujarnya.

Dari data yang dihimpun Satgas Karhutla, sejak Januari hingga Oktober luas kebakaran hutan dan lahan di Jambii mencapai 885, 06 hektar. Kebakaran itu terdiri dari kawasan hutan 294,75 hektar (33 persen), kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) 590,31 hektar (67 persen), kawasan gambut 263,06 hektar (29,7 persen) dan kawasan mineral 622 hektar (70,3 persen).



Tidak hanya itu, dalam penindakan hukum yang telah dilakukan ada sebanyak 26 laporan polisi terkait kebakaran hutan dan lahan di Jambi. 15 kasus dalam masa lidik, sementara 12 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka yang terdiri dari 10 orang dari masyarakat dan dua orang dari pihak korporasi yang ditangani oleh Polda Jambi.

"Kalau untuk Satgas penegak hukumnya itu semua ditangani oleh pihak Polda Jambi. Kita tidak bisa tahu pasti bagaimana langkah-langkahnya. Yang jelas ada 12 orang yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan di Jambi,'' jelasnya.

"Saya juga berharap nantinya tahun depan Jambi bebas dari masalah kebakaran ataupun kabut asap, karena itu semua yang kita inginkan. Maka dari itu stop pembakaran hutan dan lahan,'' tukas Deliansyah.



Tonton juga 'Petugas Berjibaku Padamkan Api di Lahan Gambut Jambi':

[Gambas:Video 20detik]


(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed