DetikNews
Rabu 26 September 2018, 14:26 WIB

KPU Tepis Isu Miring Bilangan Biner di Nomor Urut Capres

Dwi Andayani - detikNews
KPU Tepis Isu Miring Bilangan Biner di Nomor Urut Capres Komisioner KPU Hasyim Asyari. (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Penambahan angka '0' dalam nomor urut pasangan capres-cawapres dituding akan berpengaruh terhadap hasil penghitungan suara. KPU mengatakan tudingan itu tidak benar.

"Tidak berpengaruh sama sekali (penambahan angka 0 pada penghitungan suara)," ujar Komisioner KPU Hasyim Asyari kepada detikcom, Rabu (26/9/2018).


Penambahan angka ini dinilai dapat menimbulkan kesalahan dalam penghitungan suara. Hal ini juga dianggap menguntungkan paslon dengan nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin. Sebab, komputer dengan sistem biner tidak dapat membaca angka 02 atau nomor urut Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hasyim mengatakan penghitungan suara dilakukan dengan cara manual. Selain itu, hasil penghitungan akan dimasukkan ke website KPU.

"Penghitungan suara Pemilu 2019 dilakukan secara manual dan hasil hitung dalam Formulir C1 di-scan dan diunggah ke website KPU," kata Hasyim.

Dia menjelaskan penghitungan suara akan disaksikan langsung oleh para saksi. Para saksi dan masyarakat juga dapat mendokumentasikan hasil hitung itu.

"Pada saat penghitungan suara wajib terbuka (ditulis dalam Formulir C1 Plano) disaksikan para saksi, pemantau dan warga masyarakat. Semua pihak dapat mendokumentasikan hasil hitung di TPS, dalam Form C1 Plano dengan cara mencatat dan memfoto," tuturnya.


Selain itu, kesalahan pada hasil penghitungan suara bisa dikoreksi. Koreksi tersebut bisa dilakukan secara langsung ataupun saat rekapitulasi.

"Bila terdapat kesalahan dalam penghitungan dapat dilakukan koreksi saat itu juga. Atau dapat dikoreksi pada proses rekapitulasi oleh penyelenggara, pada tingkat di atasnya (PPK, KPU kabupaten/kota, KPU provinsi dan KPU)," ujar Hasyim.

Hasyim juga menampik adanya pertemuan dengan 9 pimpinan parpol koalisi Joko Widodo-Maruf Amin. Dia mengatakan seluruh anggota Bawaslu memiliki agenda masing-masing.

"Tidak benar (ada pertemuan). Lima anggota KPU ada di Cirebon menghadiri pembukaan Rakor Keuangan, saya di Jakarta sejak siang sampai magrib sidang di Bawaslu, Pak Ilham acara di Aceh," pungkasnya.


Simak Juga 'Capres-Cawapres Dikawal 37 Polisi, Sandi: Itu Berlebihan':

[Gambas:Video 20detik]


(dwia/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed