DetikNews
Minggu 23 September 2018, 11:15 WIB

Gerindra Bandingkan Ma'ruf dengan Sandi yang Mundur dari Wagub DKI

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Gerindra Bandingkan Maruf dengan Sandi yang Mundur dari Wagub DKI Foto: Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade (Zhacky-detik)
Jakarta - Partai Gerindra menghormati keputusan Ma'ruf Amin yang enggan mundur dari jabatan Ketum MUI meski sudah ditetapkan sebagai cawapres. Namun Gerindra membandingkan Ma'ruf Amin dengan Sandiaga yang mundur dari jabatan Wagub DKI saat hendak maju sebagai cawapres Prabowo Subianto.

"Kita mengapresiasi KH Ma'ruf Amin mengundurkan diri dari Rais Aam PBNU, ini kan menunjukkan komitmen beliau yang tidak ingin menyeret NU ke politik praktis. Kami tim Prabowo-Sandi menghargai yang dilakukan Kiai Ma'ruf. Soal polemik KH Ma'ruf Amin harus mundur dari ketua umum MUI atau tidak tentu itu dikembalikan kepada Kiai Ma'ruf," ujar Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade kepada detikcom, Sabtu (22/9/2018).


Andre mengatakan, baik Gerindra maupun tim Prabowo-Sandi tidak bisa memaksa Ma'ruf Amin agar mundur dari Ketum MUI. Masyarakat pun akan melihat dan menilai sikap Ma'ruf Amin yang enggan mundur dari jabatan Ketum MUI.

"Yang penting bagi kami bahwa cawapres kami Bang Sandiaga sudah memberikan keteladanan kepada bangsa ini bahwa Bang Sandiaga mengundurkan diri sebagai wakil gubernur DKI, agar tidak ada fasilitas negara yang dipakai beliau," kata Andre.


Sandiaga dikatakan Andre mundur dari jabatan kursi Wagub DKI agar tidak memberikan beban kepada Pemprov DKI dan ASN di lingkungan Pemprov DKI.

"Kalau soal cawapres yang lain (Ma'ruf Amin tidak mau mundur dari Ketum MUI) ya silakan cawapres yang lain, dan biarkan lah masyaarakat yang menilai. Tidak etis kalau kami mencampuri urusan internal Kyai Ma'ruf dan juga Majelis Ulama Indonesia," ungkap Andre.

Andre juga menyinggung pernyataan yang menyebut Ma'ruf Amin akan mundur dari Ketum MUI setelah ditetapkan sebagai cawapres. "Itu diumumkan oleh 2 orang wakil ketua MUI yang akan menjalankan organisasi ini hari per hari setelah nonaktif, kan itu yang kita dengar ya setelah beliau daftar ke KPU. Coba tanyakan aja ke MUI apakah akan konsisten seperti itu atau berubah," paparnya.


Simak Juga 'Dilema Kiai Syukron, Antara Ma'ruf Amin dan Sandiaga':

[Gambas:Video 20detik]


(nvl/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed