DetikNews
Rabu 19 September 2018, 20:40 WIB

Soal Polemik Buwas Vs Mendag, PKB Minta Jokowi Segera Turun Tangan

Tsarina Maharani - detikNews
Soal Polemik Buwas Vs Mendag, PKB Minta Jokowi Segera Turun Tangan Foto: Wasekjen PKB Daniel Johan (Gibran/detikcom)
Jakarta - Kepala Bulog Budi Waseso (Buwas) berpolemik dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita soal impor beras. PKB meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera turun tangan.

"Ya harus segera dong (Jokowi turun tangan)," kata Wasekjen PKB Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (19/9/2018).

Daniel yang merupakan Wakil Ketua Komisi IV DPR mengatakan persoalan impor beras ini harus dilakukan secara hati-hati. Tak hanya karena menyangkut nasib rakyat, tapi juga lantaran kimi sudah memasuki tahun politik.


"Kebijakan yang menyangkut nasib rakyat banyak seperti impor beras ini harus benar-benar matang tidak boleh sembarangan. Harus dilakukan secara hati-hati, apalagi di tahun politik," sebutnya.

Menurut dia, jika impor pangan ini dilakukan sembarangan bisa berbahaya bagi Jokowi. Sebab, dampak impor beras ini langsung terasa terhadap petani.

"Bila impor dilakukan secara tidak tepat, bisa berbahaya untuk Pak Jokowi. Bisa menggerus suara Pak Jokowi, karena dampaknya nyata kepada nasib petani," jelas Daniel.


Daniel pun menegaskan Komisi IV yang membidangi pangan itu menolak impor beras. Berdasarkan data, stok beras di Bulog cukup.

"Komisi IV menolak impor karena stok di Bulog dan data produksi kementan sangat cukup," tegas dia.

Permasalahan antara Buwas dan Mendag Enggartiasto adalah tentang perkara menyewa gudang untuk menyimpan cadangan beras. Enggar mengatakan urusan menyewa gudang bukanlah urusan pemerintah. Mendengar perkataan Enggar, Buwas bingung. Buwas menyatakan seharusnya Bulog dan Kementerian Perdagangan berkoordinasi untuk menyamakan pendapat.


"Saya bingung ini berpikir negara atau bukan. Coba kita berkoordinasi itu, samakan pendapat, jadi kalau keluhkan fakta gudang, saya bahkan menyewa gudang itu kan cost tambahan. Kalau ada yang jawab soal Bulog sewa gudang bukan urusan kita, matamu! Itu kita kan sama-sama negara," papar Buwas.

Jokowi dinilai perlu mengambil langkah cepat menyelesaikan perdebatan antar-pejabat eksekutif soal impor bahan pangan. "Jokowi harus ambil alih dan segera reshuffle pihak yang bersalah," kata Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun.
(tsa/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed