DetikNews
Jumat 14 September 2018, 07:20 WIB

Kubu Prabowo Temukan 8 Juta DPT Ganda, KPU: Kami Yakin di Bawah Itu

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kubu Prabowo Temukan 8 Juta DPT Ganda, KPU: Kami Yakin di Bawah Itu Komisioner KPU Viryan Aziz (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Tim khusus dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaku menemukan 8 juta pemilih ganda. Namun, KPU yakin jumlah DPT ganda tak sebanyak itu.

"Saya yakin jumlahnya pasti di bawah itu. Karena kami kan juga sudah mengecek data ganda kami. Kemudian masukan Bawaslu dan sekarang masih dalam proses pembersihan di bawah," kata komisioner KPU Viryan Aziz saat dihubungi, Kamis (13/9/2018).

Meski demikian, Viryan mengatakan masukan dari berbagai pihak bisa dicek di lapangan, sama seperti disebutkan ada 25 juta data pemilih ganda. KPU sendiri sudah mulai menyisir DPT ganda sejak Kamis (6/9) lalu.


Laporan terakhir, sudah ada 100 kabupaten/kota yang merampungkan penyisiran data ganda. Hasil pengecekan di lapangan tersebut membuat Viryan yakin DPT ganda tak sebanyak 8 juta.

"Saya yakin jumlahnya di bawah itu, insyaallah di bawah 2 persen dari 185 juta," ucap Viryan.

Dia mengatakan pada saat pengecekan dugaan adanya 25 juta DPT ganda, pihaknya punya beberapa catatan. KPU menyatakan berkomitmen untuk menciptakan DPT yang bersih.


"Waktu disampaikan 25 juta waktu dicek di lapangan, sebagai contoh Kota Jakarta Selatan diduga lebih 2 juta data ganda. Padahal DPT-nya hanya 1,6 juta. Kota Ambon diduga 221 ribu data ganda, rupanya DPT-nya 216 ribu. Kemudian Kabupaten Lebak diduga 1 juta (data ganda) tapi DPT-nya di bawah 1 juta. Kan tidak mungkin," beber Viryan.

"Jadi kami akan terus lakukan pengecekan dan sampaikan ke publik hasil pekerjaan kami. Kami fokus membersihkan, kami apresiasi masukan-masukan dari parpol dan Bawaslu sebagai komitmen yang sama untuk visi DPT bersih," sambungnya.

Penyisiran data ganda yang dilakukan KPU dijadwalkan akan selesai pada Sabtu (15/9) besok. Setelah itu KPU akan melakukan rekapitulasi secara nasional pada Minggu (16/9).


"Jadi kita memprediksi DPT ganda itu di bawah 2 persen, bahkan di bawah 1 persen," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, koalisi Prabowo-Sandiaga membentuk tim khusus untuk menelusuri dugaan pemilih ganda di Pemilu 2019. Hasilnya, ada 8.145.713 pemilih ganda yang ditemukan koalisi Prabowo.

"Setelah 100 persen, kami menelusuri dari 185 juta DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang dari KPU, maka hasilnya 8.145.713 kegandaan ini," kata Ketua DPP PKS Pipin Sopian seusai pertemuan di Jalan Daksa I, Jakarta Selatan, Kamis (13/9).

Pipin juga mengungkapkan timnya sudah memasukkan berita acara ke KPU terkait temuan ini. Rencananya, pada hari Jumat (14/9) ini tim khusus ini akan menggelar rapat dengan KPU. Temuan ini dikatakannya sebagai data yang valid karena dilakukan dengan cermat, yakni mencocokkan kembali empat elemen, seperti NIK, nama, tanggal lahir, dan tempat lahir.



Saksikan juga video 'KPU Targetkan Pengecekan DPT Ganda Rampung 15 September':

[Gambas:Video 20detik]


(jbr/ibh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed