KemenPUPR: 400 Sekolah dan 118 Puskesmas di NTB Rusak

KemenPUPR: 400 Sekolah dan 118 Puskesmas di NTB Rusak

Fadhly Fauzi Rachman - detikNews
Senin, 27 Agu 2018 14:51 WIB
Kerusakan akibat gempa di Lombok (dok. BNPB)
Kerusakan akibat gempa di Lombok (dok. BNPB)
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendata jumlah bangunan rusak akibat gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerusakan yang terus diverifikasi datanya meliputi bangunan sekolah hingga pasar.

"Misalnya sekolah beberapa hari lalu 330 dilaporkan rusak, tapi kemudian bertambah katanya lebih 400. Jadi proses verifikasi jalan terus. RS ada kurang lebih 118 puskesmas dilaporkan rusak. Pasar juga ada 22 yang dilaporkan rusak," kata Danis dalam Forum Merdeka Barat (FMB), Senin (27/8/2018).




Danis menjelaskan melalui Instruksi Presiden (Inpres), pemerintah berupaya melakukan percepatan terhadap perbaikan infrastruktur berupa fasilitas umum. Ditargetkan pada Desember 2018, fasilitas-fasilitas umum itu sudah bisa berfungsi normal.




"(Jadi) untuk fasilitas publik tersebut, sesuai dengan Inpres, itu bagaimana fasilitas publik harus segera operasional sampai dengan Desember 2018," katanya.

Selain fasilitas umum, infrastruktur pribadi berupa rumah masyarakat juga banyak mengalami kerusakan akibat gempa. Berdasarkan catatan Kementerian PUPR, Danis mengatakan ada sebanyak puluhan ribu rumah warga rusak karena gempa tersebut.

"Khusus untuk rumah masyarakat, data sementara waktu itu ada 74 ribu, tapi data terbaru dari BNPB itu kurang lebuh 115 ribu yang teridentifikasi sedang dalam proses verifikasi," tuturnya.


Simak Juga 'Cerianya Anak Korban Gempa Lombok Dengarkan Dongeng':

[Gambas:Video 20detik]


KemenPUPR: 400 Sekolah dan 118 Puskesmas di NTB Rusak
(fdl/fdn)