DetikNews
Selasa 21 Agustus 2018, 17:34 WIB

Barang Bukti Penganiayaan Iyan oleh EO Flona: Asbak hingga Bangku

Arief Ikhsanudin - detikNews
Barang Bukti Penganiayaan Iyan oleh EO Flona: Asbak hingga Bangku Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Enam orang dari pihak sekuriti dan event organizer (EO) pameran Flora dan Fauna (Flona) diamankan polisi terkait penganiayaan terhadap pria keterbelakangan mental, Ali Achmad Firmansyah atau Iyan (20). Sejumlah barang bukti disita polisi dalam kasus itu.

"Barang bukti satu buah bangku, satu buah buku mutasi, satu buah asbak rokok, satu buah tempat sampah dan uang tunai Rp 3 juta," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (21/8/2018).

Hanya saja, Argo tidak memerinci kaitan barang bukti tersebut dengan penganiayaan tersebut. Polisi juga telah mengantongi hasil visum korban sebagai barang bukti.

Keenam orang itu yakni AS alias Putra, HS, RFS, SN, Su alias Yusup dan MR alias Rose. Mereka diamankan Satreskrim Polres Jakarta Pusat pada Senin (20/8) malam setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban.


Sebelumnya, korban menghilang pada tanggal 17 Agustus 2018. Korban ditemukan di panti sosial Kedoya, Jakarta Barat, keesokan harinya, tepatnya tanggal 18 Agustus 2018, dengan kondisi babak belur.

Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa korban mengalami penganiayaan tersebut di Lapangan Banteng. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap 6 pelaku.

"Dari hasil proses penyelidikan dan penyidikan, korban telah mengalami pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh pihak sekuriti dan EO acara Flona 2018 (PT. SN) di Lapangan Banteng," jelas Argo.



(mei/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed