DetikNews
Senin 20 Agustus 2018, 20:33 WIB

Andi Arief Mangkir Panggilan Bawaslu, Ini Respons Gerindra

Andhika Prasetia - detikNews
Andi Arief Mangkir Panggilan Bawaslu, Ini Respons Gerindra Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono (Marlinda/detikcom)
Jakarta - Politikus Partai Demokrat Andi Arief tidak memenuhi panggilan Bawaslu soal pernyataannya tentang dugaan mahar Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno kepada PKS-PAN terkait Pilpres 2019. Apa kata Gerindra?

Menurut Waketum Gerindra Arief Poyuono, ketidakhadiran Andi merupakan trik mengulur waktu karena tidak memiliki bukti cukup. Ia menilai sikap Andi layaknya pepatah 'anjing menggonggong kafilah berlalu'.


"Biar saja itu hak Andi Arief ngotot. Biar sampai bosen dia. Layaknya anjing menggonggong kafilah berlalu," ujar Poyuono dalam keterangannya, Senin (20/8/2018).

Sebelumnya, Bawaslu mengirimkan surat terkait waktu pemeriksaan Andi ke DPP PD. Bawaslu tidak mengetahui alasan Andi tidak memenuhi panggilan.


"Semua nomor beliau mati dari tadi pagi, jadi beliau tidak dapat dihubungi," ujar anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (20/8).

Ini merupakan tindak lanjut atas cuitan Andi yang menuding Sandiaga menyetor uang sebesar masing-masing Rp 500 miliar kepada PAN-PKS untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto. Sandiaga, PAN, dan PKS sudah sama-sama membantah soal penerimaan uang itu.
(dkp/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed