DetikNews
Rabu 15 Agustus 2018, 19:11 WIB

Jajakan Diri di WeChat, Mahasiswi Diciduk di Apartemen Depok

Matius Alfons - detikNews
Jajakan Diri di WeChat, Mahasiswi Diciduk di Apartemen Depok Ilustrasi
Depok - Polisi menggerebek praktik prostitusi di sebuah apartemen di kawasan Jalan Margonda Raya, Kota Depok. Di lokasi itu, polisi mengamankan empat wanita pekerja seks (PSK) dan dua laki-laki.

"Pada saat transaksi semalam, kami berhasil mengamankan 4 wanita dan 2 laki-laki yang mana mereka adalah penyewa apartemen tersebut," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro kepada wartawan di kantornya, Jalan Margonda Raya, Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Keempat perempuan itu adalah SG (20), AD (19), FO (19), dan DP (22), sedangkan dua laki-laki berinisial MF (20) dan MR (18). Kedua laki-laki itu berperan sebagai perantara.

"Salah satu yang kita tangkap ada mahasiswa," ucapnya.


Bintoro mengatakan para PSK itu menjajakan diri melalui aplikasi WeChat. Mereka mempromosikan dirinya untuk di-booking dengan tarif Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta.

"Cara mereka beroperasi lewat media sosial dengan menggunakan salah satu aplikasi. Dari situ terlihat dengan terang-terangan di aplikasi tersebut yang bersangkutan menerangkan BO (booking out), massage atau kegiatan-kegiatan yang sifatnya prostitusi," ungkapnya.

Setelah adanya kesepakatan mengenai harga, transaksi dilanjutkan ke apartemen. Para PSK itu menyewa apartemen untuk beberapa jam saja.

"Bisa jam-jaman, yang bersangkutan ini menyewa 1x24 jam. Jadi satu hari mereka beroperasi dengan menggunakan aplikasi itu, lalu tawar-menawar dengan pelanggan dan menggunakan kamar sewaan tersebut," lanjutnya.

Para PSK dan dua pria itu diamankan pada Selasa (14/8) malam. Para PSK selanjutnya akan diserahkan ke Dinas Sosial Depok, sementara dua pria yang menjadi perantara akan ditahan polisi.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed