DetikNews
Selasa 14 Agustus 2018, 13:16 WIB

NasDem DKI Keberatan Tarif Sewa Rusunawa Naik

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
NasDem DKI Keberatan Tarif Sewa Rusunawa Naik Rusunawa Cipinang Muara, Jakarta (Foto: Peti-detikcom)
Jakarta - Fraksi Partai NasDem DKI keberatan dengan kenaikan tarif rumah susun sederhana sewa (rusunawa). NasDem DKI mengatakan kenaikan tidak tepat di tengah ekonomi yang masih belum membaik.

"Pertanyaannya, katanya ekonomi masih kurang baik kan. Sementara yang berdampak ini ke masyarakat kecil dan penghuni rusun. Kenapa pada tingkat ekonomi yang belum baik diambilkan duitnya," kata Ketua Fraksi NasDem DKI Bestari Barus di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018).


Bestari mengatakan jika Pemprov DKI kekurangan dana untuk mensubsidi penghuni rusun dapat diambil pendapatan dengan menaikkan pajak. Pajak yang bisa ditingkatkan, menurutnya, bisa berasal dari nilai jual objek pajak (NJOP) perumahan mewah.

"Apa karena sekadar ingin mengejar APBD dari Rp 77 triliun menjadi Rp 84 triliun," ucapnya.


Bestari menuturkan serapan anggaran juga masih rendah. Dia menuturkan anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk subsidi warga yang tidak mampu di rusun.

"Kewajiban pemda mengentaskan hal kecil supaya berdaya, jangan sebelum itu semua dinaikkan," sebut Bestari.

Harga sewa rusunawa naik per 1 Oktober 2018. Kenaikan harga sewa rusunawa, salah satunya, terkait biaya perawatan. Salah satu rusunawa yang akan naik adalah Rusun Cipinang Muara, Jakarta Timur.


"Kami melihat biaya perawatan dan sebagainya, kan ada kenaikan," ujar Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti terpisah.

Meli menegaskan kenaikan harga sewa rusunawa baru pertama kali dilakukan sejak penetapan biaya sewa yang diatur sebelumnya pada Perda Nomor 3 Tahun 2012. Gubernur DKI Anies Baswedan kini mengatur Pergub Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan, sekaligus menggantikan Perda Nomor 3/2012.


Tonton juga video: 'Baru Seminggu Tinggal di Rusun, Eh Warga Bukit Duri Ngeluh'

[Gambas:Video 20detik]


(fdu/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed