Jika Terbukti, 2 Oknum Polisi yang Peras Warga Bekasi akan Dipecat

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 02 Agu 2018 22:25 WIB
Karopenmas Mabes Polri Brigjen M Iqbal (Fitraya Ramadhany/detikcom)
Jakarta - Polri memastikan sanksi pemecatan terhadap dua oknumnya jika terbukti secara hukum memeras warga di Bekasi, Jawa Barat. Polri juga akan membawa perbuatan kedua oknumnya ke ranah pidana.

"Kalau terbukti kita akan tindak tegas, pecat itu. Dipecat," tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/8/2018).


"Perbuatan melawan hukumnya diproses pidana bila terbukti," tambah dia.

Iqbal menuturkan pihak Mabes Polri akan mengecek ke Polda Metro Jaya tentang fakta hukum yang didapat penyidik.

"Prinsipnya, Polri akan tegas terhadap oknum yang melakukan pelanggaran, apalagi perbuatan melanggar hukum. Kita akan cek ke Polda Metro Jaya bagaimana fakta hukumnya," jelas Iqbal.


Dua oknum polisi, SP dan AG, diduga terlibat dalam pemerasan terhadap warga di Kota Bekasi. Kedua oknum itu saat ini masih diperiksa Propam Polda Metro Jaya.

SP bersama AG, PAK, dan K ditangkap Subdit Jatanras Polda Metro Jaya pada Rabu (1/8) dalam kasus pemerasan. Mereka memaksa korban mentransfer uang Rp 12.500.000.

Polisi mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya uang tunai Rp 1 juta, satu sepeda motor, dan mobil minibus Toyota Avanza. Para pelaku dikenai Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. (aud/jbr)