Sidak LP Sukamiskin Pasca OTT, Petugas Angkut 2 Truk Barang Mewah

Indra Komara - detikNews
Senin, 23 Jul 2018 19:21 WIB
Petugas sidak Lapas Sukamiskin (Foto: Baban Ganda Purnama/detikcom)
Jakarta - Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami melakukan sidak di Lapas Sukamiskin, Minggu (22/7) malam. Dia menyebut ada 2 truk barang mewah yang diangkut dari dalam sel.

"Tadi malam hampir 2 truk barang-barang besar, contoh dispenser," kata Sri Puguh di Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (23/7/2018).


Dia mengatakan dispenser ditemukan di hampir setiap kamar sel. Sri Puguh menuturkan, napi menyelundupkan dispenser di kamar yang ukurannya kecil. Sehingga napi yang kehausan tak terlalu lama mendapatkan air minum.

"Kalau dispenser, paham kamar kecil, dan tak ada ruang yang memadai. Sehingga ketika haus mereka butuh itu dalam waktu cepat. Tak seperti di lapas lain yang kamarnya besar dihuni 3 sampai 9 orang," ujarnya.


Hasil sidak semalam juga ditemukan televisi dan kulkas. Pihaknya tetap mengangkut kulkas dari kamar sel meski kulkas tersebut digunakan untuk penyimpanan obat.

"Ada tv, ada juga AC yang kami lepas, ada kulkas kecil. Tega nggak tega karena itu digunakan untuk tempat obat tapi sudah dikeluarkan. Ada kompor, pemanas nasi. Untuk yang tak punya dispenser memang ada untuk perebus air," ujar dia.


Selain barang mewah, para napi juga kedapatan menyimpan uang mencapai ratusan juta rupiah. Temuan uang itu akan dikembalikan ke pihak keluarga saat kunjungan.

"Ada uang Rp 102 juta dan sudah kami label untuk masing-masing dicatat, diregister dan akan dikembalikan pada keluarganya saat berkunjung," jelasnya.


Sri Puguh menegaskan, pada sidak yang dilakukan jajaran Kemenkum HAM di beberapa lapas semalam, tidak ada temuan narkoba. Di Lapas Sukamiskin yang paling banyak ditemukan barang mewah.

"Dia lapas lain tak begitu banyak. Serentak (sidak) dilaksanakan, seperti HP, senjata tajam. Narkoba nggak ada. Uang ditemukan, ada kipas, dispenser itu yang ditemukan. Paling banyak Lapas Sukamiskin," terangnya. (idn/jbr)