DetikNews
Minggu 22 Juli 2018, 15:37 WIB

Gerindra: KKN Zaman Orba Luar Biasa, Sekarang Ada KPK

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Gerindra: KKN Zaman Orba Luar Biasa, Sekarang Ada KPK Foto: Andre Rosiade (dok. pribadi)
Jakarta - Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menuding korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) makin parah hingga kini. Partai Gerindra menyebut KKN di zaman Orde Baru sangat luar biasa.

"Bicara reformasi, sebagai aktivis yang menyuarakan reformasi di tahun 1998, tentu reformasi harusnya jauh lebih baik dari Orba. Memang ada yang baik-baik di zaman Orba tapi juga banyak yang kurang baik di zaman Orba," kata politikus Gerindra Andre Rosiade, Minggu (22/7/2018).

"Bicara KKN, kita tahu di zaman Orba juga luar biasa. Dulu penegak hukum lemah terhadap kekuasaan, tapi sekarang KPK berani melakukan penegakan hukum meski berhadapan dengan penguasa," imbuh anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra itu.



Saksikan juga video 'Tommy Soeharto: Banyak Rakyat Kecewa dengan Pemerintahan Saat Ini':

[Gambas:Video 20detik]



Tommy, dalam pernyataannya kepada awak media di Bogor hari ini, juga menyebut utang luar negeri pemerintah saat ini semakin besar. Bagi Andre, utang luar negeri zaman Orba membuat Indonesia kacau balau dari sisi ekonomi.

"Bicara utang luar negeri, kita tahu bagaimana zaman Orba utang luar negeri menghancurkan ekonomi bangsa yang berujung krisis moneter," ucapnya.


Andre meminta Tommy dan semua pihak meninggalkan sisi negatif zaman Orba dan mengambil yang positif. Andre menyebut, agenda reformasi harus terus dijalankan.

"Intinya mari kita ambil yang baik dan tinggalkan yang kurang baik. Seperti, bagaimana rezim Orba terindikasi bermain mata dengan konglomerat yang menjadikan negara krisis di 1998. Kita tahu bagaimana otoriternya Orba terhadap masyarakat yang kritis. Intinya, mari kita terus melaksanakan agenda-agenda reformasi," sebutnya.

Gerindra: KKN Zaman Orba Luar Biasa, Sekarang Ada KPK

(gbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed