DetikNews
Senin 16 Juli 2018, 16:32 WIB

Pengusaha Angkot Minta Pemprov DKI Naikkan Tarif OK Otrip

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Pengusaha Angkot Minta Pemprov DKI Naikkan Tarif OK Otrip Foto: Pradita Utama
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta berencana menggelar kembali uji coba OK Otrip karena masih banyak pengusaha angkutan yang belum bergabung. Pengusaha yang belum bergabung tersebut masih tidak setuju tarif per kilometer yang ditawarkan.

"Dari teman-teman pengusaha ada yang minta kalau bisa Rp 4.800 per kilometer, tapi kalau saya dikasih Rp 4.200 per kilometer saja saya akan bergabung," kata pengusaha dari Koperasi Kolamas Jaya, Petrus Tukimin saat dikonfirmasi, Senin (16/7/2018).


Petrus mengaku pihaknya sudah bernogosiasi dengan Pemprov DKI terkait tarif. Namun dia menilai tarif Rp 3.793 per kilometer masih terlalu kecil.

"Sekarang bahan bakar harus pertalite, sudah nggak ada premium. Belum lagi harga spare part naik efek dari naiknya dollar," jelas Petrus.


Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebelumnya telah berencana memperpanjang masa uji coba OK Otrip. Perpanjangan dilakukan karena baru dua operator yang bergabung.

"Jadi rencananya diperpanjang karena ada keyakinan dari BPBJ yang sekarang lagi menghitung angka OK Otrip rupiah per kilometernya dan berdasarkan masukan dari operator," kata Sandiaga, siang tadi.
(jor/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed