DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 09:36 WIB

Tak Diambil Ahok, Begini Aturan Bebas Bersyarat

Yulida Medistiara - detikNews
Tak Diambil Ahok, Begini Aturan Bebas Bersyarat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bisa mendapatkan pembebasan bersyarat pada Agustus nanti. Namun Ahok menolak karena ingin menjalani hukuman 2 tahun secara penuh. Sebenarnya bagaimana aturan bebas bersyarat itu?

"Beliau sebenarnya bisa PB (pembebasan bersyarat) pada bulan Agustus, namun sampai saat ini sepertinya beliau ingin bebas murni," kata Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami kepada detikcom, Rabu (11/7/2018).


Pengacara Ahok, I Wayan Sudirta, mengaku tidak ingin urusan bebas Ahok baik yang bebas bersyarat maupun bebas murni menjadi polemik. Menurutnya, Ahok adalah sosok yang taat hukum sehingga akan menjalani hukuman itu sepenuhnya.

"Pak Ahok ini orang taat hukum. Apa pun yang ada di peraturan dia taati. Yang ingin disampaikan pengacara agar peraturan yang sudah ada itu dijalankan terus selama peraturan itu bersikap adil," kata Wayan.


Aturan terkait pembebasan bersyarat terdapat di Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 3/2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat. Syarat dan Tata Cara Pemberian Pembebasan Bersyarat bagi narapidana itu diatur di bab V pasal 82 dan 83 Permenkum HAM nomor 3/2018, berikut ini seperti dikutip detikcom, Rabu (11/7/2018).

Pasal 82
Pembebasan Bersyarat dapat diberikan kepada Narapidana yang telah memenuhi syarat:
a. telah menjalani masa pidana paling singkat 2/3 (dua per tiga), dengan ketentuan 2/3 (dua per tiga) masa pidana tersebut paling sedikit 9 (sembilan) bulan;
b. berkelakuan baik selama menjalani masa pidana paling singkat 9 (sembilan) bulan terakhir dihitung sebelum tanggal 2/3 (dua per tiga) masa pidana;
c. telah mengikuti program pembinaan dengan baik, tekun, dan bersemangat; dan
d. masyarakat dapat menerima program kegiatan pembinaan Narapidana.

Pasal 83
(1) Syarat pemberian Pembebasan Bersyarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 dibuktikan dengan kelengkapan dokumen:
a. fotokopi kutipan putusan hakim dan berita acara pelaksanaan putusan pengadilan;
b. laporan perkembangan pembinaan yang ditandatangani oleh Kepala Lapas;
c. laporan penelitian kemasyarakatan yang dibuat oleh Pembimbing Kemasyarakatan yang diketahui oleh Kepala Bapas;
d. surat pemberitahuan ke Kejaksaan Negeri tentang rencana pemberian Pembebasan Bersyarat terhadap Narapidana Pemasyarakatan yang bersangkutan;
e. salinan register F dari Kepala Lapas;
f. salinan daftar perubahan dari Kepala Lapas;
g. surat pernyataan dari Narapidana tidak akan melakukan perbuatan melanggar hukum;
dan
h. surat jaminan kesanggupan dari pihak Keluarga, wali, lembaga sosial, instansi pemerintah, instansi swasta, atau Yayasan yang diketahui oleh lurah atau kepala desa atau nama lain yang menyatakan bahwa:
1. Narapidana tidak akan melarikan diri dan/atau tidak melakukan perbuatan melanggar hukum;
dan
2. membantu dalam membimbing dan mengawasi Narapidana selama mengikuti program Pembebasan Bersyarat.

(2) Dalam hal surat pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d tidak mendapatkan balasan dari Kejaksaan Negeri paling lama 12 (dua belas) Hari terhitung sejak tanggal surat pemberitahuan dikirim, Pembebasan Bersyarat tetap diberikan.

(3) Bagi Narapidana warga negara asing selain memenuhi syarat sebagaimana dimaksud pada ayat (1), juga harus melengkapi dokumen:
a. surat jaminan tidak melarikan diri dan akan menaati persyaratan yang telah ditentukan dari:
1.kedutaan besar/konsulat negara; dan
2.Keluarga, orang, atau korporasi yang bertanggung jawab atas keberadaan dan kegiatan Narapidana, selama berada di wilayah Indonesia.

(4) Surat keterangan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b diajukan oleh Direktur Jenderal kepada Direktur Jenderal Imigrasi.

(5) Direktur Jenderal Imigrasi menyampaikan surat keterangan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) paling lama 12 (dua belas) hari.
(yld/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed